SPESIAL 2.2 Sale!!
Cuma 2 Hari, Extra Diskon 70%
Hari
Jam
Menit
Detik
DOUBLEBOX
Periode promo 30 Desember - 1 Januari 2026

Apa Itu Heatmap? Jenis, Contoh, Cara Membuat & Tips

December 22, 2025

apa itu heatmap

Heatmap adalah teknik visualisasi data berbasis warna yang digunakan untuk menunjukkan pola, intensitas, dan distribusi nilai secara cepat. 

Dengan representasi warna yang semakin gelap atau terang, heatmap membantu pengguna memahami data kompleks tanpa perlu membaca angka satu per satu.

Melalui heatmap, tren dan anomali lebih mudah terdeteksi sehingga keputusan dapat diambil lebih cepat dan akurat.

Artikel ini akan membahas apa itu heatmap, jenis-jenisnya, contoh penerapannya, cara membuatnya, hingga tips agar hasil analisis lebih optimal.

Pengertian Heatmap

pengertian heatmap

Heatmap adalah visualisasi data dalam bentuk matriks warna, di mana setiap warna mewakili nilai tertentu. 

Biasanya, warna yang lebih gelap menunjukkan intensitas tinggi, dan warna lebih terang menunjukkan intensitas rendah.

Heatmap membantu menampilkan:

  • pola hubungan antar variabel,
  • frekuensi aktivitas pengguna,
  • distribusi nilai,
  • area yang paling dan kurang perform.

Karena mudah dibaca, heatmap sangat populer di kalangan analis data, UI/UX researcherdigital marketer, dan business strategist.

Jenis Heatmap

jenis heatmap

Heatmap memiliki beberapa jenis, masing-masing dirancang untuk tujuan analisis data yang berbeda. Berikut adalah jenis heatmap yang digunakan untuk analisis data:

1. Correlation Heatmap

Digunakan untuk menunjukkan hubungan antar variabel dalam dataset. Semakin tinggi korelasi, semakin kontras warnanya.

Biasa digunakan dalam data sciencemachine learning, dan riset statistik.

2. Geographic Heatmap

Heatmap jeni ini ditampilkan di atas peta. Warna menunjukkan intensitas data berdasarkan lokasi. Contohnya adalah persebaran pelanggan, area rawan kemacetan, atau tingkat penjualan per kota.

3. User Activity Heatmap

Sering digunakan dalam website analytics, seperti Hotjar atau Microsoft Clarity. Heatmap ini dapat menampilkan klik pengguna, gerakan mouse, scroll depth, dan area yang paling sering diakses. Fungsinya untuk mengoptimasi UX dan meningkatkan konversi.

4. Matrix Heatmap

Sedangkan, matrix heatmap berbentuk tabel/matriks yang setiap selnya diberi warna sesuai nilai data. Biasanya sering digunakan di Excel, Google Sheets, atau tools analisis lainnya.

Contoh Penggunaan Heatmap

Penerapan Heatmap sangat beragam dan memberikan wawasan visual yang tepat terhadap data yang dikelola. Contoh penerapannya adalah sebagai berikut:

1. Optimasi Landing Page

Heatmap membantu melihat area mana yang paling menarik perhatian dan mana yang diabaikan pengguna.

Contohnya seperti; tombol CTA tidak terlihat, gambar terlalu dominan, pengguna hanya scroll 40% dari halaman.

Dengan informasi ini, desainer dapat melakukan perbaikan yang meningkatkan konversi.

2. Analisis Halaman Produk Marketplace

Heatmap digunakan pada marketplace untuk mempermudah toko online dalam menganalisis operasional toko. 

Analisis ini berupa informasi mengenai bagian produk yang paling sering diklik, gambar mana yang paling menarik, dan juga bagian deskripsi mana yang sering diabaikan.

Insight dari heatmap bisa digunakan untuk memperbaiki CTA, penempatan informasi harga, dan elemen penting lainnya.

3. Eksplorasi Data

Data analyst menggunakan heatmap untuk mengevaluasi dataset besar, misalnya korelasi antar variabel, nilai anomali, dan pola distribusi data.

Informasi ini membantu mempercepat proses analisis sebelum membuat model machine learning.

4. Monitoring Operasional Bisnis

Perusahaan manufaktur/logistik juga menggunakan heatmap untuk memetakan area aktivitas gudang, memonitor kinerja lini produksi, dan mendeteksi bottleneck.

Heatmap memudahkan tim operasional melihat masalah dalam satu tampilan visual.

Cara Membuat Heatmap

Heatmap dapat dibuat menggunakan berbagai tools, seperti Excel, Python, Google Sheets, atau software analisis data.

Berikut cara membuat heatmap yang paling umum:

  • Siapkan data dalam format tabel/matriks: Informasinya dapat berupa data penjualan per bulan dan per produk.
  • Terapkan skala warna: Di Excel, gunakan fitur Conditional Formatting > Color Scales.
  • Atur kisaran nilai: Pastikan warna mewakili nilai dengan jelas (misal: hijau = tinggi, merah = rendah).
  • Tambahkan label dan judul: Agar heatmap mudah dibaca dan dipahami.
  • Interpretasikan pola warna: Cari area dengan kontras mencolok untuk menemukan tren atau masalah.

Tips Menggunakan Heatmap

Untuk memaksimalkan manfaat dari heatmap, pertimbangkan tips berikut saat pengaplikasian.

1. Pilih Skala Warna yang Jelas dan Konsisten

Gunakan warna yang mudah dibedakan. Hindari palet warna terlalu mirip atau terlalu banyak gradasi.

2. Sesuaikan Heatmap dengan Tujuan Analisis

Heatmap untuk UX berbeda dengan heatmap untuk statistik. Pastikan format dan warna sesuai konteks.

3. Jangan Hanya Mengandalkan Visual

Gunakan heatmap sebagai langkah awal analisis, dan selalu periksa data mentah atau metrik pendukung agar hasilnya lebih akurat.

Kuasai Skill Visualisasi Data di ITBOX

Menguasai heatmap bukan hanya soal memahami warna dan pola, tetapi juga bagaimana mengolah data, membaca insight, serta menyajikan hasil analisis yang jelas dan efektif. 

Kemampuan visualisasi data menjadi salah satu keahlian penting bagi data analyst, marketer, maupun profesional yang bekerja di era data-driven seperti sekarang.

Di ITBOX, Anda dapat mempelajari dasar hingga teknik lanjutan visualisasi data melalui pembelajaran praktis yang mudah diikuti. 

Mulai dari memahami struktur data, membuat grafik yang informatif, hingga menginterpretasikan insight secara tepat.

ITBOX menyediakan dua kursus unggulan untuk membantu Anda meningkatkan kemampuan analisis data, yaitu Kursus Visualisasi Data di Excel dan Kursus Data Analyst.

Tunggu apa lagi? Kembangkan potensi Anda di dunia data dan teknologi bersama ITBOX, dan jadikan kemampuan visualisasi data sebagai keunggulan profesional Anda.

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill