Full Stack Developer Adalah ?

August 25, 2022

Full Stack Developer Adalah ?

Full Stack Developer Adalah ? Pernahkah kalian membuat sebuah website? Jika pernah melakukannya tentu kalian akan mengerti tentang bagaimana proses pembuatannya. Saat pembuatan kerangka website diperlukan yang namanya kode pemrograman html, tidak hanya itu saja karena kalian diharuskan membuat tampilan dari websitenya.

Cara melakukan hal tersebut menggunakan software yang nantinya dikonversi dalam bentuk kode pemrograman. Hal tersebut biasa dilakukan oleh profesi yang namanya Full Stack developer secara garis besar profesi ini orang yang bekerja merangkap tugas menjadi back end serta front end developer.

Full Stack Developer Adalah ? Yuk  Ikuti Pelatihannya

Apa Itu Full Stack Developer

Apa itu Full Stack Developer ? Full Stack Developer Adalah Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa posisi back-end akan bekerja di belakang layar dan posisi front-end biasanya bekerja pada proses coding di pembuatan halaman situs maupun aplikasi yang nantinya dilihat sebagai produk akhir oleh pengguna. Jadi secara singkat profesi ini merupakan orang yang mahir dalam melakukan keduanya.

Profesi ini melakukan pengembangan perangkat lunak dengan kemampuan pada berbagai bidang keahlian ketika membuat perangkat lunak. Umumnya profesi ini akan diminta menuliskan kode back

end, melakukan pengintegrasian database, serta menulis HTML/CSS pada bagian front-end yang telah diintegrasikan bersama kode back-end.

Orang yang memiliki profesi ini dituntut mempunyai kemampuan beragam di dalam bahasa pemrograman. Berdasarkan kemampuannya tersebut, orang dengan profesinya ini dinilai sebagai aset bernilai bagi perusahaan.

Seorang Full Stack developer akan terlibat dalam semua proses guna menerapkan banyak fitur digital di dalam proses produksi. Profesi ini sangat diharapkan agar nantinya bisa memakai pengetahuan yang dimiliki untuk membuat, mengembangkan, serta memecahkan berbagai permasalahan yang ada dalam proyek perusahaan.

Keahlian yang Harus Dimiliki

Lalu, apakah profesi ini diharuskan menguasai seluruh teknologi? Nyatanya profesi ini tidak diharuskan untuk menguasai seluruh teknologi. Poin penting untuk pekerjaan ini adalah pengalamannya, bukan hanya pengalaman pada bidang kerjanya saja namun juga bisa belajar, menganalisa, serta menyelesaikan berbagai permasalahan entah itu back end maupun front end.

Profesi ini tentunya memiliki kelebihan serta kekurangan pada bidangnya masing-masing. Bagi yang tertarik memiliki karir di profesi ini maka berikut ini adalah beberapa keahlian dan keterampilan yang harus dikuasai.

  • Menguasai bahasa pemrograman

Tentunya keterampilan dalam beberapa bahasa pemrograman harus dimiliki. Algoritma serta logika merupakan hal yang paling penting. Namun jika kalian ingin menjadi seorang Full Stack developer tentu harus kompeten di bidang perencanaan, penataan, implementasi serta pengujian proyek.

Beberapa bahasa pemrograman yang terkait dengan back end yaitu Node.js (Java Script), Java, Python, PHP, Swift, Ruby, dan lainnya. Bahasa yang memiliki orientasi objek (OPP) haruslah dikuasai, memang tidak akan mudah untuk menguasai seluruh bahasa pemrograman diatas. Solusi mudahnya kalian harus banyak mengenal dan berlatih bahasa pemrograman.

Jika kalian belum bisa menguasai seluruh bahasa pemrograman tadi, maka minimal kuasai satu bahasa. Pakailah bahasa yang dirasa efektif serta efisien, usahakan memilih bahasa pemrograman disesuaikan dengan kebutuhan proyek yang dijalankan.

  • Kuasai teknologi front end

Tidak hanya menguasai back end dan front end haruslah dikuasai. Bisa dikatakan bahwa front end adalah jembatan yang menghubungkan diantara back end serta design. Sebelum menguasai back end ada baiknya front end dikuasai lebih dulu.

Front end merupakan seseorang yang memiliki tanggung jawab menganalisa serta membuat tampilan aplikasi. Jangan lupa kuasai teknologi esensial yang berkaitan dengan front end semacam Java Script, XML, CSS3, dan HTML5. Serta beberapa library lain semacam AngularJS, JQuery, bootstrap, dan lainnya.

CSS dan HTML merupakan ilmu dasar bagi profesi ini. CSS3 dan HTML5 adalah dua keahlian yang diperlukan guna melakukan modifikasi pada konten web. Kemudian XML dipakai dalam modifikasi dari bagian aplikasi berbasis Android. Untuk Javascript dan lainnya baru bisa dipelajari setelah kalian menguasai fundamentalnya.

  • Menguasai desain dari UI UX

User Experience (UX) bergantung pada User Interfaces (UI), serta seberapa baik kalian telah memakai teknologi front end tersebut. Keberhasilan pada proyek atau produk sangat dipengaruhi UI serta UX, aplikasi yang bagus memiliki kesan menarik untuk pemakainya serta tampilan user friendly.

Peran UI UX sangatlah penting untuk profesi Full Stack developer, tentunya diperlukan pemahaman akan prinsip dasar keterampilan dari desain prototipe. Jika kalian sudah memahami prinsip dasar tersebut maka untuk masuk ke tahapan selanjutnya yaitu front end akan lebih mudah. Sehingga nantinya kalian dapat mengkonversi desain ke kode program dan kemampuan bekerja dengan library.

  • Kemampuan mengatasi database

Keahlian terbesar dari Full Stack developer yaitu mampu menangani banyak database tanpa mengalami gangguan. Sekarang pilihan database beragam seperti Oracle, Redis, MongoDB, MySQL, dan lainnya. Penggunaan database harus disesuaikan berdasarkan skalabilitas proyek.

Saat ingin membuat suatu aplikasi layanan online ataupun web maka MongoDB adalah pilihannya. Namun jika menangani proyek dengan jangkauan lebih besar maka Oracle dan MySQL adalah pilihannya. Guna meningkatkan kinerja dari basis data maka pakai saja Redis dan Caching.

Kalian dituntut untuk mengetahui bagaimana mengelola database dengan benar. Saat melakukan pengelolaan dari basis data, pengumpulan data, serta berinteraksi haruslah cermat tidak boleh asal-asalan.

Kemampuan Softskill Full Stack Developer

Saat terjun ke profesi ini tentu kemampuan yang dimiliki tidak terbatas pada hard skill (front end dan back end) saja namun diperlukan softskill. Berikut ini adalah beberapa softskill yang harus dikuasai untuk memperlancar pekerjaan.

  1. Berpikir kritis

Kemampuan dalam berpikir kritis serta inisiatif merupakan hal yang dibutuhkan dalam profesi ini. seseorang yang mempunyai pemikiran kritis akan dapat mengevaluasi situasi, memakai logika dan memberikan sebuah solusi paling baik guna penyelesaian masalah.

  1. Komunikasi yang baik

Profesi ini akan dituntut supaya bisa melakukan komunikasi secara baik. Hal ini karena kemampuan dalam berkomunikasi yang bagus sangat bisa meningkatkan peluang bisnis. Terlebih lagi pada saat kalian memasarkan produk aplikasi untuk berbagai macam audiens organisasi.

Tidak hanya dalam hal pemasaran saja namun ketika terjadi sebuah pertemuan baik dengan customer ataupun divisi lain harus bisa berbicara dengan baik. Bahasa pemrograman adalah sesuatu yang rumit jika dijelaskan pada para penggunanya, jadi pengembang diharuskan melakukan penyampaian dalam bahasa formal.

Bahasa yang dimaksudkan disini adalah bahasa Indonesia. Namun akan menjadi sebuah nilai tambah ketika kalian memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing dengan lancar.

  1. Update teknologi terbaru

Saat terjun ke profesi ini maka semua hal akan terkait dengan teknologi. Jadi walaupun saat ini kalian sudah memiliki ilmu untuk menjadi seorang Full Stack developer jangan pernah merasa puas. Usahakan untuk terus memiliki keinginan mempelajari teknologi terbaru karena teknologi terus mengalami perkembangan.

Untuk kalian yang ingin memiliki keahlian pada bidang profesi ini maka terus berlatih. Saat ini sudah banyak materi pembelajaran di internet yang bisa dimanfaatkan ataupun mengikuti kursus yang tersedia secara online maupun online untuk lebih mengasah kemampuan.

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill