Contoh Segmentasi Pasar dan Manfaat yang Bisa Diperoleh

December 20, 2023

contoh segmentasi pasar

Dalam era yang semakin berkembang dan kompetitif, memahami pasar secara menyeluruh adalah kunci kesuksesan bagi setiap perusahaan. Contoh segmentasi pasar menjadi fondasi strategis yang tak terbantahkan dalam menghadirkan relevansi, keterlibatan, dan daya saing yang diperlukan dalam menjawab kebutuhan konsumen.

Pengertian Segmentasi Pasar Adalah

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar yang lebih besar menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil atau segmen-segmen yang memiliki karakteristik atau kebutuhan serupa.

Tujuan dari segmentasi pasar adalah untuk memahami lebih baik kebutuhan, preferensi, dan perilaku konsumen dalam setiap segmen. Dengan begitu, perusahaan dapat menyesuaikan strategi pemasaran mereka untuk lebih efektif menjangkau setiap segmen tersebut.

Setelah pasar dibagi menjadi segmen-segmen yang lebih kecil, perusahaan dapat menentukan segmen mana yang paling menarik atau potensial untuk ditargetkan.

Strategi pemasaran yang disesuaikan dengan setiap segmen pasar dapat membantu perusahaan dalam menyediakan produk atau layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya pemasaran.

Contoh Segmentasi Pasar

Terdapat beragam cara untuk melakukan segmentasi pasar, berikut adalah tujuh Contoh segmentasi pasar beserta penjelasan singkat untuk masing-masing:

1. Segmentasi Demografis

Segmentasi ini dilakukan berdasarkan karakteristik demografis seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, dan status perkawinan.

Sebagai contoh, perusahaan pakaian anak-anak dapat memilih untuk memasarkan produk mereka berdasarkan rentang usia (bayi, balita, anak-anak), dengan desain dan ukuran yang sesuai untuk setiap kelompok usia.

2. Segmentasi Geografis

Pemisahan pasar berdasarkan lokasi geografis seperti negara, wilayah, kota, atau iklim.

Contoh segmentasi pasar ini; perusahaan perhotelan dapat menyesuaikan strategi pemasaran mereka berdasarkan destinasi wisata yang berbeda, menawarkan promosi yang relevan untuk setiap wilayah yang mereka layani.

3. Segmentasi Psikografis

Segmentasi ini mengacu pada nilai, gaya hidup, kepribadian, dan minat konsumen. Contohnya adalah perusahaan mobil yang menargetkan konsumen yang memiliki minat pada gaya hidup aktif dan petualangan dengan memasarkan mobil yang cocok untuk kegiatan luar ruangan.

4. Segmentasi Berdasarkan Kebutuhan Produk

Contoh segmentasi pasar selanjutnya dapat dibagi berdasarkan kebutuhan, masalah, atau manfaat yang dicari oleh konsumen dari produk atau layanan tertentu.

Misalnya, industri kecantikan bisa membedakan antara konsumen yang mencari produk perawatan kulit anti-penuaan dengan yang mencari solusi untuk jerawat.

5. Segmentasi Berdasarkan Perilaku Pembelian

Pemisahan ini menggambarkan perilaku pembelian konsumen seperti kebiasaan belanja, frekuensi pembelian, tingkat kesetiaan merek, atau respons terhadap promosi.

Contohnya, perusahaan dapat membedakan antara pengguna yang membayar tagihan secara penuh setiap bulan dan yang membayar sebagian saja.

6. Segmentasi Berdasarkan Siklus Hidup Produk

Segmen pasar dapat dibagi berdasarkan tahap siklus hidup produk, seperti inovator, early adopter, early majority, late majority, dan laggard.

Contoh segmentasi pasar ini; perusahaan teknologi memasarkan produk baru terutama kepada inovator dan early adopter sebelum menjangkau pasar yang lebih luas.

7. Segmentasi Berdasarkan Kualitas Produk dan Harga

Pemisahan pasar dapat dilakukan berdasarkan preferensi konsumen terhadap kualitas produk dan kisaran harga. Sebagai contoh, merek pakaian dapat menawarkan garis produk yang berbeda untuk segmen yang mengutamakan kualitas dan segmen yang lebih sensitif terhadap harga.

Melakukan segmentasi pasar membantu perusahaan untuk lebih fokus dalam menyesuaikan strategi pemasaran mereka. Selain itu perusahaan juga dapat semakin memahami kebutuhan konsumen, dan menghadirkan produk serta layanan yang lebih sesuai dengan preferensi setiap segmen pasar.

Manfaat Segmentasi Pasar

Dari contoh segmentasi pasar di atas kita dapat melihat sejumlah manfaat penting bagi perusahaan. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari melakukan segmentasi pasar:

1. Penargetan yang Lebih Efektif

Dengan memahami karakteristik, kebutuhan, dan preferensi konsumen dalam setiap segmen, perusahaan dapat menyesuaikan strategi pemasaran mereka secara lebih tepat.

Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengarahkan sumber daya mereka secara lebih efisien dan efektif untuk menjangkau konsumen yang lebih tersegmentasi, meningkatkan kemungkinan konversi dan penjualan.

2. Pengembangan Produk yang Lebih Tepat Sasaran

Segmentasi pasar membantu perusahaan untuk memahami apa yang diinginkan oleh setiap segmen konsumen.

Dengan demikian, perusahaan dapat mengembangkan produk atau layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi setiap segmen, meningkatkan daya tarik produk serta relevansi terhadap pasar yang dituju.

3. Peningkatan Loyalitas Pelanggan

Dengan fokus pada segmen pasar tertentu, perusahaan dapat menawarkan solusi yang lebih terpersonalisasi dan relevan. Ini membantu membangun hubungan yang lebih erat dengan pelanggan karena mereka merasa dipahami dan didengar.

Keunggulan ini dapat meningkatkan tingkat retensi pelanggan dan mengurangi tingkat pergantian pelanggan.

4. Optimalisasi Penggunaan Sumber Daya

Segmentasi pasar memungkinkan perusahaan untuk mengalokasikan sumber daya secara lebih efisien. 

Dengan memahami segmen yang lebih tepat untuk ditargetkan, perusahaan dapat menghindari pemborosan dalam pengeluaran pemasaran yang tidak efektif ke segmen yang tidak relevan atau kurang responsif.

5. Daya Saing yang Lebih Baik

Dengan fokus pada segmen pasar yang tepat, perusahaan dapat menyesuaikan strategi pemasaran, penetapan harga, dan pengembangan produk secara lebih baik dibandingkan dengan pesaing. Hal ini dapat meningkatkan daya saing perusahaan dalam pasar yang kompetitif.

Penutup

Dengan contoh segmentasi pasar dan manfaatnya, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang pasar yang lebih baik, meningkatkan daya saing, dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan, yang pada gilirannya dapat membawa pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Jika Anda tertarik untuk mempelajari hal-hal terkait pemasaran, Anda dapat mengikuti kursus digital marketing di Course-Net. Anda akan belajar materi A-Z dari basic hingga advanced dan bimbingan dari Coach kelas dunia!

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill