Franchise Adalah : Strategi, Contoh & Tips Memilih Franchise

December 19, 2023

franchise adalah

Di dunia bisnis, mungkin Anda sudah sering mendengar tentang franchise. Dalam bahasa Indonesia, franchise memiliki arti waralaba yang dimana wara artinya lebih dan laba artinya untung. Kalau diartikan, franchise adalah model bisnis yang lebih menguntungkan dan mudah untuk memulainya.

Hanya dengan membeli hak waralaba sebuah bisnis yang sudah ada, pembeli akan mendapat perlengakapan dan bantuan dalam membuka sebuah usaha. Bahkan pembeli juga mendapat strategi pemasaran yang telah disiapkan. Pastinya, usaha tersebut sudah berhasil menjalankan strateginya sehingga bisa membuka franchise.

Jika Anda tertarik untuk membuka franchise atau ingin meningkatkan pengetahuan, simak pembahasan berikut ini.

Franchise Adalah

Waralaba atau franchise adalah model bisnis yang dimana suatu pihak memiliki hak khusus atas suatu bisnis untuk memasarkan produk atau layanan yang telah terbukti berhasil digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian franchise. 

Pemilik bisnis akan memberikan hak penggunaan merek dagang, sistem operasi, hingga dukungan kepada pihak lain yang telah membeli hak khusus tersebut. Pihak pembeli franchise dapat menjalankan bisnis menggunakan merek dagang dan dukungan yang telah diberikan.

Pihak penerima hak disebut franchisee atau penerima waralaba. Sedangkan pemilik bisnis yang memberikan hak disebut dengan franchisor atau pemberi waralaba.

Untuk mendapatkan hak waralaba, franchisee wajib membayar sejumlah uang yang telah ditentukan kepada franchisor. Dengan begitu, franchisee dapat memanfaatkan reputasi dan popularitas brand untuk mendapatkan pelanggan lebih cepat daripada bisnis yang dimulai dari nol atau awal.

Bahkan, franchisee akan mendapat dukungan dari franchisor. Franchisor akan menyediakan pelatihan untuk pekerja yang akan direkrut, sistem operasional yang teruji, hingga panduan dalam menjalankan bisnis franchise tersebut. 

Namun, franchisor juga harus menjalankan SOP dan prosedur lain yang telah ditentukan oleh franchisor guna mempertahankan kualitas dari brand tersebut.

Franchise adalah bisnis yang sangat cocok untuk Anda yang belum begitu berpengalaman dalam bisnis dan takut untuk memulai bisnis dari nol. Anda dapat meminimalisir risiko usaha karena merek dagang yang dibeli telah terbukti berhasil dari usaha yang sudah ada.

Namun tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit, seperti biaya awal dan royalti kepada pemilik bisnis. Hal tersebut merupakan imbalan atas penggunaan hak merek dagang serta dukungan lain yang diberikan.

Strategi Bisnis Franchise

Strategi marketing bisnis franchise adalah hal yang penting dalam menjalankan bisnis karena tidak bisa hanya mengandalkan reputasi brand tersebut. 

Berikut beberapa strategi yang biasa digunakan dalam bisnis franchise, yaitu : 

1. Melakukan Promosi dan Iklan

Anda bisa melakukan promosi dengan menggunakan media iklan yang berbeda untuk memperkenalkan brand sehingga dapat menarik pelanggan baru. Media yang dapat digunakan yaitu seperti iklan di televisi, koran, atau media digital seperti media sosial dan platform internet lainnya.

Selain iklan, Anda mungkin bisa menawarkan promosi seperti potongan harga dan diskon bagi para pelanggan baru. Hal tersebut efektif dapat dilakukan sebagai brand awareness agar para konsumen baru dapat tertarik dengan produk Anda.

2. Meningkatkan Layanan Pelanggan

Untuk membangun reputasi brand yang positif dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada, penting untuk melakukan peningkatan layanan pelanggan yang baik serta responsif. 

Sebuah bisnis harus menyediakan layanan yang ramah, cepat, dan efisien. Jika pelanggan puas dengan layanannya, besar kemungkinan mereka akan melakukan pembelian ulang atau repurchase.

3. Memanfaatkan Merek Bisnis

Hal ini merupakan strategi utama dari sebuah bisnis franchise. Merek brand yang sudah terkenal dan banyak dikenal orang dapat menjadi keuntungan bagi sebuah bisnis franchise.

Tanpa perlu membangun bisnis dari nol dan menaikkan namanya, bisnis franchise sudah memiliki nama dari cabang franchise lainnya yang sudah tersebar. Merek brand dapat digunakan untuk membangun citra yang positif serta menarik lebih banyak pelanggan.

4. Menggunakan Media Sosial

Media sosial dapat digunakan untuk meningkatkan brand awareness terhadap para audiens di media sosial. Hal tersebut dapat menambah peluang adanya pelanggan baru, serta mempertahankan loyalitas pelanggan dengan membuat mereka merasa terlibat.

Bisnis franchise dapat menggunakan media sosial untuk mengunggah konten mengenai promosi atau hal-hal yang dapat menarik perhatian pelanggand dan membuat mereka berinteraksi.

Contoh Franchise

Mungkin Anda sudah sering melihat berbagai franchise yang cukup terkenal di Indonesia. Berikut beberapa contoh franchise dari berbagai bidang : 

1. Franchise Makanan

  • Geprek Bensu
  • Kebab Baba Rafi
  • Ayam Keprabon
  • Mixue
  • McDonald’s
  • Sabana
  • Mie Gacoan
  • Bakmie GM

2. Franchise Minuman

  • Janji Jiwa
  • Kopi Kenangan
  • Chatime
  • Xi Bo Ba
  • Teh Poci
  • Es Teh Solo
  • Gulu Gulu
  • Haus
  • Teguk

3. Retail

  • Alfamart
  • Indomaret
  • Superindo
  • Alfamidi
  • Lotte

4. Logistic

  • JNE Express
  • J&T Express
  • Lion Parcel
  • Ninja Expree
  • SiCepat
  • Ninja Express
  • TIKI
  • JET Express

Tips Memilih Bisnis Franchise

Memilih franchise tidak dapat sembarangan dan hanya mengikuti tren saja. Ada banyak hal yang harus diperhatikan dari situasi, kondisi, serta lokasi yang akan Anda jadikan tempat bisnis.

Berikut tips untuk membilih bisnis franchise : 

1. Hak Kekayaan dan Intelektual (HKI) yang Terdaftar

Untuk memastikan bisnis yang nyata dan berkualitas, Anda harus memastikan bahwa merek tersebut telah didaftarkan. Jika ternyata belum terdaftar dan dipatenkan, nantinya akan ada masalah sengketa yang bisa sangat merepotkan.

2. Memiliki Ciri Khas yang Unik dan Menarik

Hal utama dalam memilih franchise adalah keunikan yang ditawarkan. Jika membuka usaha yang tidak memiliki ciri khas terlebih sudah banyak saingannya, maka susah untuk bersaing dengan kompetitor.

Anda harus memilih franchise yang unik dan memiliki value tersendiri sehingga konsumen memilih produk atau layanan Anda dibanding merek yang lain.

Di outlet bisnis Anda, Anda bisa menambahkan fasilitis unik agar lebih menonjol dari outlet lainnya. Dengan keunikan tersebut, Anda bisa menarik konsumen dan pelanggan baru.

3. Adanya SOP yang Jelas

SOP atau Standar operasional prosedur adalah acuan dalam menjalankan bisnis. Dengan adanya SOP yang jelas, Anda akan mendapatkan kualitas produk atau layanan yang baik.

Kualitas tersebutlah yang dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan.

4. Membuat Catatan Keuangan

Hal yang paling wajib dalam menjalankan bisnis franchise adalah memiliki catatan keuangan. Hal ini dapat mendukung transparansi keuangan bisnis Anda.

Dengan catatan keuangan, Anda dapat melakukan pencatatan pengeluaran dan pemasukan serta melakukan evaluasi terhadap perkembangan bisnis yang dijalankan.

Kesimpulan

Menjalankan franchise bukanlah hal yang mudah. Anda perlu menganalisis franchise yang ingin dijalankan serta menentukan strategi pemasaran yang tepat.

Untuk mempelajari seputar strategi pemasaran, Anda dapat mengikuti kursus digital marketing di ITBOX. Kunjungi itbox.id untuk melihat kelas-kelas menarik lainnya!

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill