Promo Spesial Hari Paskah
Diskon 70% di ITBOX Cuma 3 Hari ini!
Hari
Jam
Menit
Detik
PASKAHSALE

Apa Itu DML? Pengertian, Jenis & Contohnya

October 18, 2022

dml adalah

DML adalah bagian dari SQL yang digunakan untuk mengelola data di dalam database. Kalau SQL itu ibarat sistem pengarsipan digital, maka DML adalah alat yang kamu pakai untuk membuka, menambah, mengubah, atau menghapus isi arsipnya.

Tanpa DML, database cuma jadi “gudang data” yang tidak bisa disentuh.

Di artikel ini, kamu akan belajar apa itu DML, perbedaannya dengan DDL, dan kenapa DML penting untuk Data Analyst. Yuk, simak pembahasannya di artikel ITBOX sekarang.

Apa Itu DML dalam SQL?

DML (Data Manipulation Language) adalah kumpulan perintah SQL yang berfungsi untuk memanipulasi data di dalam tabel database.

Kata kuncinya di sini: data, bukan struktur.

Kalau kamu membuat tabel baru, itu bukan DML, dan kalau kamu menambahkan atau mengambil isi tabel, nah itu DML.

DML biasanya digunakan di berbagai sistem database seperti:

  • MySQL.
  • PostgreSQL.
  • SQL Server.
  • Oracle.

Dalam dunia kerja, DML dipakai setiap hari oleh:

  • Data Analyst.
  • Backend Developer.
  • Database Administrator.
  • Business Intelligence Engineer.

Jadi kalau kamu ingin masuk ke dunia data, memahami DML itu wajib.

Bedanya DML dan DDL Itu Apa?

Bedanya DML dan DDL Itu Apa?

Banyak pemula masih bingung membedakan keduanya. Supaya lebih gampang, anggap saja seperti ini:

  • DDL mengatur bentuk rumahnya.
  • DML mengatur isi rumahnya.

Berikut perbandingan sederhananya:

Aspek DML DDL
Fokus Isi data Struktur tabel
Contoh SELECT, INSERT CREATE, ALTER
Mengubah Record Skema

Kalau kamu ingin belajar SQL dari nol sampai bisa praktik langsung seperti di industri, kamu bisa mulai dari Kursus SQL Online Database ITBOX yang materinya dirancang ramah pemula tapi tetap relevan kebutuhan kerja.

Jenis-Jenis Perintah DML

Secara umum, ada empat perintah utama dalam DML. Masing-masing punya fungsi yang berbeda dan digunakan hampir setiap hari dalam pengolahan database.

Mari kita bahas satu per satu dengan contoh sederhana supaya lebih mudah dipahami.

1. SELECT: Mengambil Data

Perintah SELECT digunakan untuk menampilkan atau mengambil data dari tabel database.

Contoh:

SELECT nama, email

FROM karyawan

WHERE jabatan = ‘Manager’;

Query ini akan menampilkan nama dan email karyawan yang memiliki jabatan Manager.

Dalam praktik Data Analyst, SELECT adalah perintah yang paling sering digunakan karena hampir semua analisis dimulai dari proses mengambil data terlebih dahulu.

2. INSERT: Menambahkan Data

INSERT digunakan untuk menambahkan data baru ke dalam tabel.

Contoh:

INSERT INTO karyawan (nama, jabatan, email)

VALUES (‘Andi’, ‘Staff’, ‘andi@email.com’);

Perintah ini akan menambahkan satu baris data baru ke tabel karyawan. Biasanya digunakan saat ada data baru yang perlu dicatat, misalnya pendaftaran user baru atau input transaksi.

3. UPDATE: Mengubah Data

UPDATE digunakan untuk memperbarui data yang sudah ada di dalam tabel.

Contoh:

UPDATE karyawan

SET email = ‘andi.baru@email.com’

WHERE nama = ‘Andi’;

Query tersebut akan mengubah email milik Andi menjadi email yang baru.

Catatan penting: selalu gunakan klausa WHERE. Tanpa WHERE, semua baris dalam tabel bisa ikut berubah.

4. DELETE: Menghapus Data

DELETE digunakan untuk menghapus data dari tabel.

Contoh:

DELETE FROM karyawan

WHERE nama = ‘Andi’;

Perintah ini akan menghapus data karyawan bernama Andi. Sama seperti UPDATE, penggunaan WHERE sangat penting agar tidak menghapus seluruh isi tabel secara tidak sengaja.

Contoh Penggunaan DML di Dunia Kerja

Supaya lebih realistis, ini beberapa contoh penggunaan DML dalam pekerjaan sehari-hari:

  • Data Analyst mengambil laporan penjualan bulanan menggunakan SELECT.
  • Tim HR memperbarui status karyawan dengan UPDATE.
  • Admin sistem menambahkan user baru menggunakan INSERT.
  • Tim IT menghapus data duplikat dengan DELETE.

Semua aktivitas ini terjadi setiap hari di perusahaan berbasis data.

Best Practice Menggunakan DML

Meskipun terlihat sederhana, DML bisa berisiko jika digunakan sembarangan.

Beberapa tips penting:

  • Gunakan WHERE pada UPDATE dan DELETE.
  • Backup data sebelum manipulasi besar.
  • Gunakan transaksi (COMMIT & ROLLBACK) untuk operasi penting.
  • Uji query di environment testing dulu.

Kesalahan kecil dalam query bisa berdampak besar pada database perusahaan.

Belajar SQL & Data Analyst Bareng ITBOX

Memahami DML adalah langkah awal yang penting kalau kamu ingin serius belajar SQL dan masuk ke dunia data. Skill seperti SELECT, INSERT, UPDATE, dan DELETE bukan cuma teori, tapi dipakai setiap hari oleh Data Analyst dan tim IT di berbagai perusahaan.

Kalau kamu ingin memperdalam pemahaman SQL secara terstruktur, ITBOX punya program pembelajaran yang relevan dan terpercaya. Di Kursus SQL Onlilne Database, kamu akan belajar dari dasar sampai praktik query yang siap digunakan di dunia kerja.

Sementara di Kursus Data Analyst, kamu tidak hanya belajar SQL, tapi juga bagaimana mengolah, menganalisis, dan menyajikan data menjadi insight yang bernilai.

Semua kelas dirancang ramah untuk pemula, lengkap dengan praktik langsung dan studi kasus nyata, supaya kamu tidak hanya paham konsepnya, tapi juga siap menerapkannya secara profesional.

FAQ Seputar DML

1. Apa itu DML dalam SQL?

DML adalah bagian dari SQL yang digunakan untuk mengelola data dalam tabel database seperti mengambil, menambah, mengubah, dan menghapus data.

2. Apa saja perintah DML?

Perintah utama DML adalah SELECT, INSERT, UPDATE, dan DELETE.

3. Apa perbedaan DML dan DDL?

DML mengatur isi data dalam tabel, sedangkan DDL mengatur struktur tabel atau database.

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill