Apa Itu Data Analyst? Tugas, Skill, & Gaji

November 8, 2023

Apa Itu Data Analyst? Tugas, Skill & Gaji

Apa itu data analyst? Data analyst adalah profesi yang bertugas mengolah data menjadi informasi yang bisa membantu perusahaan mengambil keputusan.

Pernah nggak kamu lihat perusahaan bisa tahu produk mana yang paling laris, kapan waktu terbaik untuk promo, atau kenapa penjualan tiba-tiba turun? Nah, di balik semua itu biasanya ada peran data analyst.

Di artikel ini, kita bakal bahas lengkap, apa itu data analyst, apa saja tugasnya, dan sampai cara jadi data analyst dari nol.

Apa Itu Data Analyst?

Data analyst adalah orang yang mengubah data mentah menjadi insight yang berguna.

Bayangkan kamu punya data penjualan ratusan bahkan ribuan baris.Kalau cuma dilihat angka-angkanya saja, mungkin membingungkan.

Di sinilah data analyst berperan, mereka akan mengolah data, mencari pola, dan menarik kesimpulan.

Contoh sederhana:

  • Data mentah: daftar transaksi
  • Hasil analisis: “Produk A paling laris di akhir bulan”

Jadi, data analyst itu ibarat “penerjemah data” supaya bisa dipahami dan dipakai untuk strategi bisnis.

Apa Itu Tugas Data Analyst?

Setelah memahami apa itu data analyst, penting juga untuk tahu apa saja tugasnya dalam pekerjaan sehari-hari.

Berikut rincian tugas seorang data analyst: 

1. Pengumpulan Data

Langkah pertama yaitu data analyst akan mengumpulkan data terlebih dahulu. Data tersebut bisa berasal dari berbagai sumber seperti database perusahaan baik primer maupun sekunder. 

Sebelum mengumpulkan data, kamu harus mengetahui apa yang diinginkan oleh stakeholder dan tujuan dari analisis tersebut. Dengan begitu, kamu dapat memilih metode analisis apa yang akan dipakai dan data apa yang ingin dianalisis.

2. Pembersihan Data

Setelah mengumpulkan data, pastinya data tersebut masih mentah dan tidak bisa langsung digunakan begitu saja. Data yang mentah perlu diolah untuk dibersihkan dan disortir.

3. Analisis Data

Tahap ini dilakukan setelah mengumpulkan dan membersihkan data. Data analyst akan menentukan metode apa yang digunakan untuk analisis, sesuai dengan data yang ada dan kebutuhan.

4. Visualisasi Data

Setelah melewati tahap analisis data, data analyst harus menyampaikan hasilnya kepada para pemangku kepentingan perusahaan atau stakeholder. Karena itu, data analyst harus menyajikan data tersebut dengan visualisasi yang jelas dan mudah dipahami oleh orang lain.

Contoh Pekerjaan Data Analyst di Dunia Nyata

Contoh Pekerjaan Data Analyst di Dunia Nyata

Biar kebayang, ini contoh real case pekerjaan seorang data analyst:

  1. E-commerce: Mencari tahu produk paling laris, dan menentukan waktu promo terbaik.
  2. Digital Marketing: Menganalisis performa iklan dan membandingkan channel marketing.
  3. Perbankan: Mendeteksi transaksi mencurigakan dan menganalisis kebiasaan nasabah.
  4. Retail: Mengatur stok barang dan memprediksi permintaan produk.

Dari sini kelihatan, data analyst hampir dibutuhkan di semua industri.

Perbedaan Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer

Walaupun loker data analyst sering ditemukan, tetapi masih banyak orang masih bingung membedakan ketiga profesi ini. Padahal, perannya cukup berbeda.

  • Data Analyst: Fokus pada analisis data dan pembuatan insight.
  • Data Scientist: Lebih kompleks, menggunakan machine learning untuk prediksi.
  • Data Engineer: Bertugas membangun sistem dan infrastruktur data.

Secara singkat, data engineer; menyiapkan data, data analyst; menganalisis data, dan data scientist; memprediksi dari data.

Tools yang Digunakan Data Analyst

Untuk bekerja, data analyst biasanya pakai beberapa tools ini:

  • Excel/Google Sheets: Untuk analisis dasar dan pengolahan data sederhana.
  • SQL: Dipakai untuk mengambil data dari database.
  • Python: Untuk analisis yang lebih kompleks.
  • Tableau/Power BI: Untuk membuat dashboard dan visualisasi data.

Kalau kamu baru mulai, cukup fokus ke Excel dulu, lalu naik ke SQL.

Skill yang Harus Dimiliki

Pekerjaan ini memerlukan keterampilan dan skill khusus. Menjadi seorang data analyst bukanlah pekerjaan yang mudah, karena masa depan perusahaan bergantung pada pengambilan keputusan yang diambil berdasarkan hasil analisis.

Karena itulah, data analyst wajib memiliki skill sebagai berikut : 

1. Menguasai Bahasa Pemrograman

Ada 3 bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk analisis data, yaitu SQL, R, dan Python. Bahasa pemrograman tersebut digunakan untuk melakukan perhitungan statistik, membuat skrip, membersihkan data, dan lainnya.

2. Analisis Data

Data analyst harus mampu menganalisis dan menyajikan data yang mudah dipahami oleh orang lain. Hasil analisis digunakan untuk proses pengambilan keputusan perusahaan.

3. Problem Solving dan Critical Thinking

Dalam proses menganalisis data, seorang data analyst harus bisa menemukan dan menyelesaikan masalah yang mungkin muncul. Kamu juga harus berpikir kritis dalam memecahkan suatu masalah sehingga dapat membuat analisis yang akurat.

4. Bekerja dengan Tim

Meskipun terdengar sepele, bekerja dengan tim merupakan suatu skill, loh! Ada orang yang tidak dapat bekerja sama dengan orang lain sehingga menimbulkan miskomunikasi yang dapat menghambat pekerjaan.

Seorang data analyst biasanya bekerja sama dengan tim lain untuk mengumpulkan data dan juga menyajikan hasil analisis data tersebut.

Berapa Gaji Seorang Data Analyst?

Data analyst memperoleh gaji yang bervariasi, tergantung tingkatan yang dimiliki. Gaji dari setiap perusahaan juga berbeda dan tidak sama.

Berikut perkiraan gaji data analyst berdasarkan tingkatannya: 

1. Pemula

Pemula adalah fresh graduate atau orang yang baru memiliki pengalaman kurang dari 4 tahun. Gajinya berada di kisaran Rp3.500.000 sampai Rp7.000.000.

2. Junior

Data analyst junior adalah seorang data analyst yang telah memiliki pengalaman selama 5 sampai 8 tahun. Gaji yang didapatkan adalah sekitar Rp9.000.000 sampai Rp15.000.000.

3. Senior

Senior data analyst adalah seorang data analyst yang telah memiliki pengalaman setidaknya 10 tahun. Gaji yang diperoleh juga hingga puluhan juta, yakni Rp30.000.000 keatas.

Langkah Awal Jadi Data Analyst Bareng ITBOX

Memahami apa itu data analyst, tugas, dan skill yang dibutuhkan adalah langkah awal untuk masuk ke dunia data yang semakin dibutuhkan saat ini.

Kalau kamu ingin belajar lebih serius dan terarah, ITBOX siap menemani proses belajarmu dari dasar hingga siap kerja.

Kamu bisa mulai dari Kursus Fundamental SQL dan Data Analyst untuk memahami konsep data secara menyeluruh, lalu lanjut ke Kursus Data Analyst agar semakin mahir dalam mengolah dan menganalisis data secara praktis.

Yuk, belajar bareng Coach, dan simak informasi lainnya di laman blog ITBOX untuk mempersiapkan diri jadi data analyst yang siap bersaing di dunia kerja.

FAQ Seputar Data Analyst

1. Apa itu tugas seorang data analyst?

Tugas utama data analyst adalah mengolah data menjadi insight yang bisa membantu pengambilan keputusan. Mulai dari mengumpulkan data, membersihkan data, menganalisis, hingga menyajikannya dalam bentuk yang mudah dipahami.

2. Gaji data analyst berapa?

Gaji data analyst di Indonesia bervariasi tergantung pengalaman. Untuk pemula biasanya mulai dari sekitar Rp5-8 juta, dan bisa meningkat hingga Rp15 juta atau lebih untuk level yang lebih senior.

3. Data analyst harus punya skill apa?

Beberapa skill penting yang perlu dimiliki antara lain Excel, SQL, analisis data, dan pemahaman statistik dasar. Selain itu, kemampuan komunikasi dan problem solving juga sangat penting.

4. Data analyst lulusan apa?

Data analyst tidak harus berasal dari jurusan tertentu. Banyak yang berasal dari IT, statistik, matematika, bahkan non-IT. Yang terpenting adalah memiliki skill analisis data yang relevan.

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill