Flutter development adalah kerangka pengembangan perangkat lunak sumber terbuka yang dikembangkan oleh Google. Ini digunakan untuk membuat aplikasi cantik untuk perangkat iOS, Android, web, dan desktop dari satu basis kode. Permintaan terhadap pengembang Flutter terus meningkat karena popularitas framework ini. Artikel ini membahas faktor-faktor yang mempengaruhi gaji Flutter Developer, gaji rata-rata berdasarkan lokasi, dan keterampilan yang dapat membantu prospek Anda.
Daftar Isi Artikel
ToggleFaktor Pengaruh Tingginya Gaji
Tingginya angka gaji yang dapat anda terima pasti terdapat perbedaan, Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor berikut

1. Lokasi Geografis
Lokasi adalah salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi gaji developer Flutter. Gaji cenderung lebih tinggi di kota-kota besar atau daerah dengan biaya hidup lebih tinggi. Misalnya, pengembang di Amerika Serikat atau Eropa Barat dapat memperoleh gaji lebih tinggi dibandingkan pengembang yang bekerja di Asia atau Amerika Latin.
2. Tingkat Pengalaman
Pengalaman adalah faktor penting lainnya. Pengembang dengan pengalaman bertahun-tahun dalam pengembangan Flutter atau pengembangan perangkat lunak biasanya memperoleh gaji lebih tinggi daripada mereka yang baru memulai.
3. Keterampilan dan Kualifikasi
Selain pengalaman, gaji mungkin dipengaruhi oleh keahlian khusus dan sertifikasi. Pengembang yang berpengalaman dalam teknologi terkait seperti Dart (bahasa pemrograman yang digunakan oleh Flutter), Firebase, atau pengembangan aplikasi back-end dapat memperoleh gaji lebih tinggi.
4. Ukuran dan jenis perusahaan
Perusahaan besar atau perusahaan teknologi yang sudah mapan biasanya menawarkan gaji lebih tinggi dibandingkan perusahaan rintisan atau perusahaan kecil. Namun, seringkali startup menawarkan kompensasi tambahan berupa ekuitas di perusahaannya.
5. Industri
Industri tempat pengembang bekerja juga memegang peranan penting. Misalnya, programmer di industri teknologi keuangan atau kesehatan dapat memperoleh gaji lebih tinggi dibandingkan mereka yang bekerja di bidang lain.
Gaji Flutter Development
Rata – rata gaji seorang flutter dapat berbeda di setiap lokasi bahkan negara, karena biasanya setiap lokasi memiliki tingkat ekonomi dan daya saing yang cukup berbeda dibandingkan negara lainnya
1. Amerika Serikat
Gaji pengembang Flutter di AS bervariasi berdasarkan lokasi dan pengalaman. Gaji rata-rata Pengembang Flutter di AS adalah sekitar $90.000-$120.000 per tahun. Di kota-kota berteknologi tinggi seperti San Francisco atau New York, angkanya bisa lebih tinggi, hingga $150.000 (setara 2 milyar) per tahun.
2. Eropa
Gaji developer Flutter di Eropa juga berbeda. Misalnya, di Jerman, Inggris Raya, dan Belanda, gaji rata-rata berkisar antara 50.000-80.000 euro per tahun. Di Eropa Timur, upah pada umumnya lebih rendah, namun tetap kompetitif menurut standar lokal.
3. Asia
Gaji Flutter Development sangat bervariasi di Asia. Gaji rata-rata di India adalah ₹500.000- ₹1.500.000 per tahun tergantung pengalaman dan lokasi. Di negara-negara seperti Singapura atau Jepang, gaji biasanya lebih tinggi, rata-rata sekitar $50.000 hingga $80.000 per tahun.

Perkiraan total gaji untuk Flutter Developer Indonesia adalah Rp 135.000.000 per tahun atau berada di angka dengan rata – rata Rp 8.000.000 – Rp 9.416.667 per bulan di wilayah Indonesia. Angka-angka ini mewakili median, yang merupakan titik tengah rentang model Total Pay Estimate dan berdasarkan gaji yang dikumpulkan dari riset world. Estimasi pembayaran tambahan adalah Rp 1.416.667 per bulan.
4. Australia
Gaji pengembang Flutter di Australia cukup kompetitif, rata-rata sekitar AU$80.000-120.000 per tahun bergantung pada pengalaman dan lokasi.
Keterampilan yang dapat meningkatkan penghasilan
Dengan anda menguasai keterampilan berikut, maka sumber penghasilan anda dalam berprofesi sebagai flutter akan memiliki gaji yang lebih tinggi.
1. Menguasai spread dan dart
Pemahaman menyeluruh tentang fan dan dart sangatlah penting. Pengembang yang mahir dalam kedua teknologi tersebut akan dihargai lebih tinggi dan umumnya memperoleh gaji yang lebih tinggi.
2. Pengalaman Backend
Pengembang dengan pengalaman dalam pengembangan backend, terutama di Firebase atau layanan cloud lainnya, lebih banyak diminati. Keterampilan ini memungkinkan mereka untuk bekerja lebih mandiri dan menangani berbagai aspek pengembangan aplikasi.
3. Desain UI/UX
Kemampuan merancang antarmuka pengguna yang menarik dan inovatif sangat dihargai. Pengembang dengan keterampilan desain UI/UX biasanya mendapatkan gaji lebih tinggi.
4. Memahami Pengembangan Asli
Keakraban dengan pengembangan aplikasi iOS dan Android juga dapat menjadi keuntungan tambahan. Hal ini membantu pengembang memahami cara kerja berbagai platform dan mengoptimalkan aplikasi untuk masing-masing platform.
5. Sertifikasi
Flutter atau sertifikasi terkait perangkat lunak lainnya dapat meningkatkan kredibilitas dan potensi penghasilan Anda. Sertifikasi menunjukkan komitmen terhadap profesi dan keahlian di bidang tertentu.
Kesimpulan
Gaji Flutter Development dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lokasi geografis, tingkat pengalaman, keterampilan, ukuran perusahaan, dan industri. Gaji rata-rata sangat bervariasi menurut wilayah, dengan Amerika Serikat dan Eropa Barat menawarkan kompensasi tertinggi. Pengembang dengan keterampilan tambahan seperti pengembangan back-end, desain UI/UX, dan sertifikasi terkait dapat meningkatkan prospek pendapatan mereka. Karena permintaan akan aplikasi seluler berkualitas terus meningkat, Flutter Developers memiliki prospek karier yang baik dan peluang untuk mendapatkan gaji yang kompetitif. Anda juga dapat mengikuti kelas flutter


