Saat ini, TikTok merupakan salah satu aplikasi yang disukai oleh banyak orang. Pemilik bisnis juga ikut dalam menikmati kemudahan aplikasi ini, apalagi terdapat TikTok Ads Manager. Fitur tersebut memudahkan Anda dalam melakukan promosi dan memasang iklan di aplikasi ini.
Daftar Isi Artikel
ToggleApa Itu TikTok Ads Manager?
Sebelum masuk pembahasan jenis-jenis dan cara penggunaannya, kita perlu tahu apa itu iklan di TikTok terlebih dahulu. TikTok Ads merupakan sebuah perangkat yang menawarkan berbagai fitur seperti targeting, ad management, dan insight report untuk pengguna di aplikasi ini.
Alat tersebut menyediakan platform yang cukup kuat untuk membantu pemilik bisnis dalam mendapatkan perhatian dari para pengguna TikTok seluruh dunia. TikTok Ads Manager mempunyai dua opsi pembiayaan yaitu untuk harian dan seumur hidup.
Dengan kedua opsi ini, Anda dapat menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan bisnis Anda selama iklan berlangsung. Anggaran Anda jadi lebih fleksibel.
TikTok Ads Manager juga dapat menentukan audiens sesuai dengan target pasar berdasarkan jenis kelamin, usia, minat, lokasi, atau variabel pilihan lainnya. Anda juga bisa menggunakan “Lookalike Audience” atau “Custome Audiences” agar menjangkau target baru dengan kebutuhan yang sama dengan yang sudah ada.
Baca Juga : Cara Daftar TikTok Affiliate Serta Syarat dan Ketentuannya
Tips Penggunaan TikTok Ads Manager
Dalam penggunaan tools yang ada di TikTok tidak boleh sembarangan. Jika ingin mencapai hasil yang maksimal, ada beberapa tips yang perlu Anda pertimbangkan. Berikut beberapa tips dalam menggunakan TikTok Ads Manager secara optimal.
1. Video dalam Bentuk Vertikal
Video Ads TikTok lebih baik dibuat dengan bentuk vertikal karena pada dasarnya aplikasi ini merupakan platform untuk saling berbagi video yang mendukung format vertikal untuk penggunaan ponsel. Oleh karena itu, video dengan resolusi 9:16 px akan mempunyai performa yang lebih baik untuk menangkap audiens.
2. Buka Video dengan Kalimat Persuasif
Buatlah konten dengan pembukaan yang bersifat persuasif dalam konten iklan TikTok Anda. Cara ini digunakan supaya audiens tidak langsung loncat ke video lain saat iklan Anda muncul.
Tipsnya dengan menemukan hal-hal yang bisa memotivasi audiens Anda dan ajak mereka untuk tetap terlibat sepanjang video. Lakukan dengan cara yang menarik seperti mengungkap fakta atau data penting.
3. Buat Video dengan Durasi Singkat
Rata-rata audiens TikTok akan menonton banyak iklan setiap hari. Oleh karena itu, rentang kesabaran pengguna akan berkurang jika iklan yang Anda sajikan mempunyai durasi berlebih.
Usahakan untuk membuat konten dalam waktu kurang dari 1 menit dan iklan disampaikan dalam waktu yang lebih sedikit. Hindari percakapan yang bertele-tele dan manfaatkan waktu sebaik mungkin.
4. Ikuti Tren yang Booming
Melalui cara ini ada kemungkinan lebih besar untuk iklan di TikTok Anda diperhatikan oleh audiens. Untuk mencari tren yang sedang viral, pelajari terlebih dahulu brand yang disukai oleh audiens Anda. Kenali juga challange booming yang sedang berlaku.
5. Manfaatkan User Generated Content
Saatnya untuk memakai User Generated Content atau UGC dalam mengiklankan bisnis Anda. TikTok Ads Manager merupakan layanan platform yang menantang untuk semua pelaku bisnis dan marketer di bidang industri kreatif.
Terkadang, Anda juga diharuskan untuk berpikir di luar tren yang sedang booming dalam komunikasi produk Anda di TikTok. Agar Ads akun TikTok Anda bisa efektif, berperilakulah seolah-seolah Anda adalah creator yang peduli dengan audiens.
Oleh karena itu, selalu pelajari perilaku target audiens Anda serta kembangkan strategi pemasaran sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka.
Panduan Pasang Iklan di TikTok
Sebelum menggunakan TikTok sebagai media untuk pemasaran, Anda harus mengikuti langkah berikut ini.
1. Buat akun
Kunjungi situs TikTok Ads login, kemudian klik “Create an ad button” yang berada di pojok kanan atas. Setelah itu, Anda bisa TikTok Ads Manager login ke akun yang telah dibuat untuk melakukan kampanye.
2. Pasang iklan
Setelah masuk pada dashboard akun akan muncul berbagai jenis menu yang tersedia. Pilih menu “Campaign” kemudian klik tombol “Create” untuk mulai membuat iklan.
Lalu, Anda akan dibawa ke pilihan tujuan kampanye yang Anda buat terlebih dahulu. Ada beberapa opsi yang dapat Anda pilih yaitu traffic, app install, dan conversions.
3. Tentukan penempatan iklan, target, dan detailnya
Langkah berikutnya yaitu menetapkan penempatan iklan dan target pasar yang akan Anda jangkau dari iklan yang telah Anda buat. Tetapkan penempatan iklannya dengan tepat supaya bisa menjangkau pasar lebih besar. Selain di TikTok, Anda juga dibebaskan untuk meletakkan iklan tersebut di platform-platform lainnya.
Kemudian jangan lupa isi nama tampilan, kategori, gambar yang relevan, dan lain-lain untuk menjalankan iklan Anda nantinya di TikTok Ads Library. Anda juga bisa memasukkan deskripsi aplikasi atau website Anda dalam 20 kata agar lebih memperjelas isi iklan.
Setelah itu, tetapkan target market yang tepat. Anda dapat menentukan audiens sesuai dengan usia, jenis kelamin, minat, dan lain sebagainya.
4. Pilih jadwal dan anggaran iklan
Selanjutnya Anda akan menetapkan jumlah anggaran dan jadwal yang ingin dibuat untuk TikTok Ads Manager. Anda dapat memilih akan menjalankan iklan dalam jangka waktu harian, mingguan, atau merancang waktu Anda sendiri. Sehingga Anda juga bisa menetapkan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan bisnis Anda.
Setelah semua cara tadi dilakukan, maka Anda tinggal menunggu persetujuan dari aplikasi. Setelah TikTok menyetujui iklan yang Anda buat, Anda bisa memantau iklan tersebut pada beranda.
Jenis-Jenis Iklan di TikTok
TikTok menawarkan beragam pilihan iklan untuk bisnis Anda. Berikut jenis-jenis iklan yang ada di aplikasi ini, yaitu:
In-feed video
Iklan ditempatkan di bagian bawah video TikTok, biasanya banyak dipakai karena harganya cukup terjangkau.
Brand takeover
Iklan akan mengambil layar keseluruhan setelah itu iklan akan hilang lalu berubah menjadi in-feed video.
Hashtag challange
Iklan akan tampil di halaman pencarian, biasanya iklan ini akan mengajak pengguna untuk melakukan challange yang sedang booming. Cara ini juga bisa dilakukan sebagai alat pemasaran bagi pemilik bisnis.
Branded Effect
Memberi kesempatan bisnis Anda untuk membuat filter personal yang dapat bertahan selama 10 hari. Fitur ini dapat menayangkan logo brand, sering kali juga dipakai untuk promosi jasa atau produk, dan bisa sangat efektif dalam memperoleh perhatian audiens.
Top view ads
Memiliki durasi maksimal 60 detik, brand biasanya akan memakai video berkualitas tinggi dan menghibur audiens. Anda dapat mengarahkan calon konsumen untuk klik link produk atau brand yang Anda tawarkan.
Demikian serba-serbi penjelasan tentang bagaimana beriklan di TikTok Ads Manager. Dalam mendukung kinerja iklan, Anda juga perlu mengenal target pasar Anda melalui data.
Untuk mengasah skill analisis data, Anda bisa mengikuti pelatihan menjadi Data Analyst, Database Engineer, atau Data Scientist di ITBOX. Segera pilih program yang sesuai minat Anda.


