Sequence Diagram Adalah: Pengertian, Kelebihan, Manfaat, Komponen, Dan Cara Membuatnya – Solusi pemodelan secara dinamis yang sangat populer dalam sistem UML dinamakan sequence diagram. Jika Anda ingin memahami lebih jelas mengenai diagram ini, bisa simak bahasan berikut.
Kali ini, akan dibahas seputar pengertian diagram urutan, kelebihan, komponen-komponen dan cara membuat sequence diagram, sequence diagram online atau pun offline. Pertama-tama kita pahami terlebih dahulu apa itu yang dinamakan diagram urutan.
Sequence Diagram Adalah? Yuk Simak Penjelasannya
Daftar Isi Artikel
TogglePengertian Sequence Diagram

Sebelum membahas mengenai diagram urutan, perlu tahu terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan UML karena keduanya berkaitan. UML bukanlah benar-benar dibilang bahasa pemrograman, tetapi alat yang dipakai untuk mendapatkan kode lewat diagram UML dengan berbagai macam bahasa.
Diagram UML memiliki tiga jenis, ada diagram behavior, structure, dan interaction. Diagram berurutan bisa menggambarkan interaksi kelas-kelas atau kolom-kolom dengan pertukaran pesan antar waktu. Bisa dibilang juga sequence diagram adalah skenario atau metode melakukan dan memvisualisasikan validasi skenario-skenario teknis yang bersifat runtime.
Lewat sequence diagram ini, pengguna diharapkan bisa memprediksi suatu sistem berperilaku dan tahu solusi pemodelan-pemodelan tertentu yang diperbaharui terus.
Sequence masuk interactions diagram, diagram urutan sederhananya mampu menggambarkan dengan urutan apa atau bagaimana sekelompok objek mampu bekerja bersamaan. Diagram interaksi ini merinci bagaimana operasi teknis bisa dilakukan dan bekerja lewat tangkapan interaksi objek-objek dan kolaborasi.
Pemakaian sequence diagram cocok untuk software developer atau kebutuhan bisnis agar dapat mendokumentasikan proses atau memahami syarat sistem terbaru. Diagram satu ini juga bisa diartikan sebagai bentuk fokus waktu untuk menunjukkan urutan tiap interaksi lewat tampilan visual dengan sumbu vertikal sehingga bisa mewakili kapan dan apa pesan yang terkirim.
Manfaat & Kelebihan

Kegunaan diagram urutan bisa sebagai media dokumentasi proses tertentu dan untuk mengerti persyaratan sistem software yang sudah diperbaharui.
Diagram ini bisa menjadi referensi terbaik untuk keutuhan bisnis karena bisa mewakili detail penggunaan UML, menjalani pemodelan lewat prosedur logika, operasi atau fungsi teknis komputasi, interaksi objek-objek dan komponen untuk penyelesaian proses, serta pemahaman fungsionalitas dengan terperinci terhadap skenario terbaru.
Itulah beberapa manfaat sequence diagram online, selain ada juga keunggulan-keunggulan yang membuat diagram urutan semakin populer digunakan, berikut beberapa di antaranya:
- Memungkinkan dilakukan rekayasa maju dan mundur
- Lebih mudah membuat diagram urutan
- Bisa diandalkan untuk merepresentasikan alur message flow antar objek
- Lebih mudah melakukan pemeliharaan dengan sequence diagram
- Bisa dipakai untuk eksplorasi sistem atau aplikasi
- Mudah diperbaharui berdasarkan perubahan dalam sistem
Keterbatasan Sequence Diagram
Walau pun manfaat dan keunggulan sequence diagram login banyak, terdapat juga beberapa keterbatasan tertentu yang perlu Anda ketahui, berikut beberapa keterbatasan diagram urutan:
- Bisa saja diagram urutan menjadi kompleks kalau lifelines terlalu banyak yang terlibat dalam sistem
- Kalau urutan pesan diubah, hasilnya bisa keliru
- Tipe pesan bisa menentukan model sequence dalam diagram
Komponen-Komponen
Sistem diagram urutan cukup kompleks, untuk itu dibutuhkan elemen-elemen yang mampu mempermudah interpretasi sistem.
Terdapat beragam macam komponen yang perlu Anda perhatikan di dalam sistem diagram urutan untuk mempermudah pemahaman alur diagram nantinya. Ini dia komponen-komponen yang biasa digunakan dalam sequence diagram:
1. Synchronous message
Salah satu komponen atau simbol sequence diagram yaitu synchronous message, komponen ini dengan memakai simbol panah kanan memakai garis panah yang tebal. Nantinya simbol ini memberi isyarat jika pengirim perlu menunggu respon terlebih dahulu sebelum melanjutkan.
2. Reply message
Gambar komponen ini yaitu simbol panah kiri yang putus-putus, maka berarti berpesan mengenai balasan panggilan tertentu.
3. Delete message
Ciri komponen ini memiliki garis putus-putus di tengah simbol X. Tugasnya adalah menghapus objek.
4. General
Untuk merepresentasikan suatu entitas tunggal pada sequence diagram berupa class (instance) atau stereotype dibutuhkan komponen ini.
5. Boundary
Boundary umumnya adalah tepian sebuah sistem. Biasanya komponen ini layaknya user interface yang dipakai untuk interaksi antar sistem.
6. Control
Tugas komponen kontrol adalah mengelola arus informasi skenario sistem. Secara umum, komponen ini bisa mengatur seperti apa perilaku bisnis sistem teknis.
7. Entity
Elemen ini bertugas menyimpan informasi, umumnya komponen Entity berupa model objek atau beans.
8. Asynchronous message
Pesan yang pada dasarnya tak memerlukan respon sebelum pengirim beraktivitas kembali adalah Asynchronous message, elemen ini berupa panggilan untuk penyerta saja dalam sistem diagram sequence.
9. Message return
Fungsi message return ialah menggambarkan hasil pengiriman pesan, elemen ini ditunjukkan dengan simbol kanan-kiri.
10. Activation box
Komponen ini bentuknya persegi panjang, fungsinya merepresentasikan waktu untuk suatu objek dalam menyelesaikan tugas. Makin lama waktu untuk menyelesaikan tugasnya pada objek tertentu maka komponen satu ini bisa menjadi semakin panjang.
11. Actors
Komponen ini memiliki bentuk stick-figure dan bertindak menjadi perwakilan user yang sedang berinteraksi, bisa di luar atau pun dalam sistem.
12. Object
Komponen satu ini berbentuk kotak dan memiliki maksud mendemonstrasikan bagaimana objek berperilaku pada konteks suatu sistem.
13. Lifelines
Bentuk komponen ini seperti garis yang putus-putus, elemen Lifelines bertugas menunjukkan kejadian secara berurutan pada objek tertentu selama pembuatan grafik sedang berlangsung.
14. Option loop
Lalu yang terakhir ada option loop, bentuk komponen ini seperti kotak dokumen. Tugasnya melakukan skenario model jika keadaan terjadi hanya pada situasi tertentu.
Agar mempermudah pembuatan sequence diagram dan memaksimalkan hasilnya, Anda dianjurkan untuk memahami setiap elemen-elemen tersebut yang nantinya akan menyusun keutuhan diagram urutan.
Cara Pembuatan Sequence Diagram
Ada dua metode yang bisa Anda lakukan untuk pembuatan diagram urutan, bisa secara offline yaitu menggunakan software/ aplikasi Visual Paradigm atau bisa juga online dengan memakai Lucidchart. Di bawah ini akan dibahas cara paling mudah yaitu membuatnya secara online memakai Lucidchart, berikut langkah-langkah cara membuat sequence diagram yang bisa Anda ikuti:
- Buat terlebih dahulu dokumen baru Lucidchart.
- Pilih more shapes, dan pilih opsi UML shape library
- Pilih opsi use markup pada bagian UML Sequence
- Akan ada dialog box nantinya lalu Anda bisa klik OK.
Kalau sudah, maka Anda bisa mulai membuat sequence. Tampilan Lucidchart cukup intuitif sehingga dapat memudahkan Anda, tapi perlu diingat kembali kalau pembuatan diagram urutan ini dilakukan secara online sehingga membutuhkan akses internet.
Itulah bahasan mengenai pengertian, manfaat, kelebihan, komponen-komponen, dan cara pembuatan diagram urutan. Untuk contoh sequence diagram itu sendiri bisa berupa mahasiswa-mahasiswi yang perlu melakukan login pada suatu sistem dengan kata sandi dan ID.
Bagi Anda yang tertarik mempelajari ilmu pemrograman seperti diagram urutan ini, Anda bisa mulai dengan proyek-proyek yang sederhana. Anda bisa juga mengikuti pelatihan singkat agar semakin mahir nantinya untuk menangani berbagai macam projek sequence diagram.


