IT developer memiliki peran penting dalam menciptakan, mengembangkan, dan memelihara berbagai aplikasi serta sistem teknologi.
Profesi ini menawarkan peluang karier yang menjanjikan, kemampuan yang terus berkembang, serta gaji kompetitif, membuat banyak orang tertarik menekuninya.
Artikel ini akan membahas pengertian IT developer, tugas dan tanggung jawab, skill yang dibutuhkan, jenis-jenisnya, serta gaji di Indonesia.
Daftar Isi Artikel
ToggleApa Itu IT Developer
IT developer adalah profesional yang bertanggung jawab dalam merancang, membangun, dan memelihara aplikasi atau sistem perangkat lunak.
Mereka menggunakan berbagai bahasa pemrograman, framework, dan alat pengembangan untuk menciptakan solusi teknologi yang efektif bagi pengguna maupun perusahaan.
Profesi ini sering juga disebut sebagai programmer, namun perbedaannya terletak pada lingkup pekerjaan.Â
Programmer lebih fokus menulis kode, sedangkan keahlian ini memiliki peran lebih luas, termasuk desain, testing, dan integrasi sistem.
Tugas dan Tanggung Jawab IT Developer

IT developer memiliki berbagai tanggung jawab untuk memastikan aplikasi atau sistem berjalan optimal. Berikut beberapa tugas utamanya:
1. Mengembangkan dan Memelihara Aplikasi
Bertanggung jawab membuat aplikasi baru atau memperbarui aplikasi yang sudah ada. Pekerjaan ini meliputi desain sistem, penulisan kode, hingga pengelolaan database agar aplikasi berjalan lancar.
2. Melakukan Debugging dan Testing
Selain membuat aplikasi, tim pengembang IT juga harus memastikan perangkat lunak bebas dari bug. Mereka melakukan testing, identifikasi kesalahan, serta memperbaiki kode agar aplikasi bekerja sesuai spesifikasi.
3. Berkolaborasi dengan Tim IT dan Bisnis
Pekerjaan ini tidak dilakukan sendiri. Mereka sering bekerja dengan tim IT lain, desainer, serta pihak bisnis untuk memastikan solusi teknologi sesuai kebutuhan perusahaan.
Skill yang Harus Dimiliki IT Developer
Agar sukses sebagai tim developer, terdapat kombinasi skill teknis dan non-teknis yang perlu dikuasai:
1. Skill Teknis (Hard Skill)
Contoh skill teknis yang penting:
- HTML, CSS, JavaScript.
- Framework seperti React, Angular, atau Laravel.
- Database management (MySQL, MongoDB).
- Version control seperti Git.
2. Skill Non-Teknis (Soft Skill)
Skill non-teknis mendukung kolaborasi dan efektivitas kerja:
- Problem solving.
- Komunikasi yang efektif.
- Teamwork.
- Manajemen waktu.
Jenis-Jenis IT Developer
Berdasarkan fokus pekerjaannya, pengembang IT terbagi menjadi beberapa jenis:
1. Web Developer
Web developer bertugas membuat dan mengelola website agar berfungsi optimal dan menarik bagi pengguna.
2. Front End Developer
Fokus pada tampilan dan interaksi pengguna (UI/UX) pada aplikasi atau website.
3. Back End Developer
Mengelola server, database, dan logika aplikasi agar sistem berjalan lancar.
4. Mobile App Developer
Mengembangkan aplikasi untuk platform mobile seperti Android dan iOS.
Gaji IT Developer di Indonesia
Gaji untuk pekerjaan ini cukup menarik dan kompetitf, terutama seiring pengalaman dan skill yang dimiliki. Range gajinya sebagai berikut:
1. Gaji Fresh Graduate
Biasanya berkisar antara Rp5 juta hingga Rp8 juta per bulan, tergantung perusahaan dan lokasi kerja.
2. Gaji Berpengalaman
Developer berpengalaman dapat menerima gaji mulai dari Rp10 juta hingga Rp25 juta atau lebih per bulan.
3. Faktor yang Mempengaruhi Gaji IT Developer
Beberapa faktor memengaruhi besaran gaji:
- Skill dan sertifikasi yang dimiliki
- Pengalaman kerja
- Lokasi perusahaan
- Jenis teknologi yang dikuasai
Cara Menjadi IT Developer dari Nol
Berikut langkah yang bisa diambil bagi pemula yang ingin menekuni profesi ini:
1. Belajar Dasar Pemrograman
Mulai dari HTML, CSS, JavaScript, hingga bahasa pemrograman lainnya.
2. Bangun Portofolio Proyek
Kerjakan proyek pribadi atau open-source untuk memperlihatkan kemampuan praktis.
3. Ikut Kursus atau Bootcamp IT
Karier sebagai pengembang IT juga bisa dimulai dengan mengikuti kursus atau bootcamp IT yang menyajikan materi teknis dan praktik secara terstruktur untuk meningkatkan kemampuan.
Selain itu, memahami jalur pendidikan yang tepat juga penting. Banyak calon developer memilih program studi di bidang teknik informatika.
Simak daftar teknik informatika terbaik di Indonesia untuk referensi pilihan yang sesuai tujuan karier.
Asah Kemampuan IT dengan Program ITBOX
Menguasai keterampilan IT development adalah langkah penting bagi siapa pun yang ingin berkarier sebagai IT developer.
Pemahaman ini tidak hanya membantu membangun aplikasi dan sistem yang efisien, tetapi juga memudahkan kolaborasi dengan berbagai tim dan teknologi modern.
ITBOX menyediakan program pembelajaran yang terstruktur dan berbasis praktik untuk membantu Anda menguasai web development, front-end, maupun back-end development secara menyeluruh.
Melalui Kursus Web Developer dan Kursus Front-End Developer, Anda mampu merancang serta membangun aplikasi dan website yang aman, optimal, dan kompatibel bagi pengguna.
FAQ Seputar IT Developer
1. Apa itu IT developer dan apa bedanya dengan programmer?
IT developer memiliki peran lebih luas, termasuk perancangan, pengembangan, dan pemeliharaan sistem, sementara programmer fokus menulis kode.
2. Apakah IT developer harus kuliah IT?
Tidak wajib, meskipun latar belakang IT memudahkan. Banyak developer sukses belajar secara otodidak atau lewat kursus/bootcamp.
3. Berapa lama belajar sampai bisa kerja sebagai IT developer?
Biasanya 6 bulan hingga 2 tahun, tergantung intensitas belajar, proyek portofolio, dan metode pembelajaran.
4. Apakah profesi IT developer cocok untuk pemula?
Ya, terutama jika mau belajar dasar pemrograman, membangun portofolio, dan mengikuti kursus terstruktur.


