Sistem enterprise adalah sebuah sistem teknologi informasi yang memiliki manfaat yang sangat besar bagi operasional perusahaan. Operasional perusahaan yang baik, efektif dan efisien tentu saja akan membantu perusahaan berjalan dengan baik dan tentunya berkembang. Berikut ini kami akan jelaskan mengenai sistem enterprise mulai dari pengertian, manfaat, tujuan, serta contohnya untuk membantu kalian memahaminya.
Daftar Isi Artikel
TogglePengertian Sistem Enterprise

Sistem enterprise secara umum adalah sebuah teknologi informasi yang membantu pengelolaan perusahaan atau bisnis secara efektif dan efisien. Sistem enterprise itu meliputi perangkat lunak, perangkat keras, dan jaringan yang memungkinkan adanya kolaborasi antara divisi. Semua informasi bisnis, dan proses bisnis bisa dilakukan bersama dan juga dipantau secara real time.
Sistem ini mampu memfasilitasi beragam operasional perusahaan mulai dari transaksi, penyimpanan data, dan lain sebagainya. Selain itu, sistem enterprise ini pun memang dirancang untuk bisa berkolaborasi dan terintegrasi dengan beragam program atau aplikasi dalam satu pengelolaan perusahaan. Sistem enterprise ini banyak digunakan perusahaan besar dengan operasional yang lebih kompleks dan butuh pengelolaan yang terpadu.
Tujuan Menerapkan Sistem Enterprise
Bila kita melihat pengertiannya, maka kita bisa mengetahui tujuan sistem enterprise itu adalah untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Sistem ini pun bisa membantu perusahaan bisa beradaptasi dengan lebih cepat terhadap perubahan pasar yang saat ini terjadi dengan cepat. Tujuan dari sistem enterprise sendiri bisa dijabarkan menjadi beberapa, berikut ini penjelasannya.
- Sistem enterprise adalah sistem yang bisa membuat setiap bagian dari bisnis bisa berkoordinasi dengan lebih baik.
- Membuat perangkat lunak yang mampu melakukan beberapa hal berikut ini.
- Mengotomatisasi beberapa proses bisnis dan mengintegrasikannya untuk setiap bagian.
- Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh setiap bagian secara real time.
- Memadukan proses transaksi dengan proses perencanaan bisnis.
- Mengurangi waktu untuk proses operasional perusahaan dan menghindari duplikat data.
- Pengelolaan barang jadi lebih mudah dan cepat, sehingga pelayanan kepada pelanggan bisa meningkat.
Manfaat Menggunakan Sistem Enterprise
Banyak sekali perusahaan besar yang menggunakan sistem enterprise ini, karena memang mampu memberikan beberapa manfaat. Berikut ini kami akan jelaskan apa saja sih manfaat sistem enterprise yang bisa dirasakan oleh perusahaan secara langsung.
1. Meningkatkan Efisiensi Operasional
Efisiensi operasional sudah pasti bisa didapatkan dengan menerapkan sistem enterprise ini, karena semua sudah terintegrasi. Operasional perusahaan dan kolaborasi antar setiap divisi pada perusahaan bisa dilakukan dengan baik dan juga lebih efisien. Hal ini membuat produktivitas perusahaan pun semakin meningkat dan pada akhirnya akan membangun perusahaan tersebut juga.
2. Data Lebih Terpusat dengan Visibilitas yang Baik
Sistem enterprise adalah sebuah sistem yang membantu data perusahaan bisa terpusat dan bisa diakses dengan mudah oleh setiap divisi. Visibilitas atas data itu sangat baik, sehingga setiap bagian bisa mengambil data yang diperlukan pada data pusat perusahaan. Hal ini sangat membantu operasional dan pengembangan perusahaan menjadi jauh lebih baik dan semakin besar.
3. Meminimalisir Biaya Operasional
Biaya operasional dari perusahaan pun akan bisa diminimalisir dengan lebih baik ketika mempergunakan sistem enterprise ini. Beberapa proses bisnis bisa dipersingkat dan diabaikan dengan sistem enterprise ini, sehingga sudah pasti biaya yang dibutuhkan akan lebih sedikit. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi perusahaan, karena bisa meminimalisir biaya yang tidak perlu.
4. Mendapatkan Analisis Data dengan Cepat
Sistem enterprise juga menyediakan fitur analisis data yang sudah didapatkan dan akan digunakan oleh setiap divisi yang ada. Adanya analisa ini akan membantu bagian dari perusahaan untuk mendapatkan data yang sudah matang dan akhirnya bisa mengambil keputusan yang paling baik. Data yang didapatkan pun cukup akurat, sehingga bisa benar-benar menjadi acuan dalam mengambil keputusan dalam bisnis.
5. Keamanan Data Lebih Terjamin
Sistem enterprise juga biasanya dilengkap dengan sistem keamanan, karena data memang menjadi hal yang sangat penting bagi perusahaan. Selain itu, sistem keamanan inilah yang membuat data perusahaan akan tersimpan dengan baik dan tentunya akan jauh lebih aman. Sistem enterprise adalah sistem yang lengkap termasuk adanya sistem keamanan, jadi data perusahaan sudah pasti aman.Â
Jenis dari Sistem Enterprise Berdasarkan Industri
Sistem enterprise sendiri memiliki beberapa jenis yang terbagi berdasarkan industri yang menggunakan sistem tersebut. Berikut jenis sistem enterprise yang bisa kalian pergunakan sesuai kebutuhan nantinya.
1. Enterprise Pemerintahan
Enterprise pemerintahan itu digunakan oleh pemerintah untuk bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Biasanya digunakan pada kantor pelayanan publik, pelaporan keuangan, dan lain sebagainya.Â
2. Enterprise Swasta
Enterprise swasta digunakan oleh satu individu atau perusahaan yang tujuannya untuk meningkatkan keuntungan dan juga nilai dari perusahaan tersebut.
3. Enterprise Sosial
Enterprise sosial ini digunakan oleh organisasi sosial yang memiliki tujuan untuk kebaikan bersama dengan dana bersama. Biasanya ini digunakan untuk melancarkan proses kegiatan sosial yang dilakukan dari dana bersama yang sudah terkumpul.
Apa Saja Jenis-Jenis Sistem Enterprise?

Sistem enterprise memiliki jenisnya masing-masing untuk mengelola berbagai macam hal dalam perusahaan. Mulai dari pengelolaan bisnis terpusat, hubungan dengan pelanggan, sistem produksi, manajemen tenaga kerja, dan masih banyak lagi. Berikut penjelasan masing-masing jenisnya.
1. Enterprise Resource Planning (ERP)
ERP alias Enterprise Resource Planning mengacu kepada sistem informasi terintegrasi yang dirancang untuk mengelola semua aspek bisnis perusahaan secara terpusat.
Sistem ini mengintegrasikan berbagai modul, seperti manajemen sumber daya manusia, keuangan, produksi, dan juga distribusi. Semua informasi tersebut penting supaya siapa saja bisa mengaksesnya secara real-time untuk keperluan bisnis.
2. Customer Relationship Management (CRM)
Customer Relationship Management merupakan sistem informasi yang membantu perusahaan dalam pengelolaan hubungan dengan pelanggan. Sistem ini berguna untuk mengumpulkan informasi tentang pelanggan, termasuk riwayat pembelian, preferensi, maupun keluhan sehingga perusahaan bisa langsung berinteraksi melalui berbagai saluran.
3. Supply Chain Management (SCM)
Kemudian untuk mengelola rantai pasokan, ada sistem enterprise bernama Supply Chain Management. Semua informasi, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pengiriman produk akhir kepada pelanggan akan dikelola dengan baik. Sistem ini juga mengintegrasikan berbagai proses bisnis untuk hasil yang lebih optimal.Â
4. Human Resource Management (HRM)
Sistem enterprise untuk membantu perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia berada dalam Human Resource Management.
Sistem HRM mencakup berbagai pengelolaan seperti data karyawan, manajemen gaji, manajemen kinerja, hingga pengembangan karyawan. Keberadaannya jelas penting untuk memastikan seluruh SDM dalam perusahaan mendapatkan hak dan kewajibannya sebagai pekerja.
5. Enterprise Performance Management (EPM)
Selanjutnya ada lagi sistem Enterprise Performance Management yang berfungsi untuk mengukur dan menganalisis kinerja bisnis.
Sistem ini mencakup pengukuran kinerja keuangan, operasional, dan strategis, serta pengambilan keputusan berdasarkan analisis data. Bisa dibilang sistem ini cukup berperan dalam pertumbuhan sekaligus perkembangan bisnis ke arah yang lebih baik.
6. Product Lifecycle Management (PLM)
Penggunaan satu sistem saja untuk mengelola produksi bisnis, jelas tidak akan cukup. Kali ini ada sistem bernama Product Lifecycle Management yang dirancang untuk mengelola siklus hidup produk, mulai dari konsep hingga penghapusan. Sistem ini mencakup informasi lebih menyeluruh seperti pengelolaan desain produk, pengembangan, produksi, dan pemasaran.
7. Enterprise Content Management (ECM)
Sistem enterprise yang bisa digunakan saat ini bahkan sangat menyeluruh dengan keberadaan Enterprise Content Management yang membantu perusahaan dalam mengelola konten bisnis, seperti dokumen, gambar, dan video. Semua proses mengenai penyimpanan, pengarsipan, dan pengelolaan akses ke konten akan dikelola dengan baik dalam ECM.
8. Business Process Management (BPM)
Terakhir ada Business Process Management yang dirancang untuk mengelola proses bisnis perusahaan. Sistem ini mencakup aplikasi pemodelan proses bisnis, pemantauan kinerja, dan perbaikan proses.
Contoh dari Sistem Enterprise
Ada beberapa contoh enterprise yang memang banyak digunakan di masyarakat saat ini seperti misalnya program SAP. Selain itu ada juga yang lainnya seperti Oracle, Peoplesoft, dan masih ada banyak lagi yang lainnya.
Skill sistem enterprise adalah skill penting dan sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan di masa sekarang ini. Kalian bisa mempelajarinya dengan cepat dan mudah melalui ITBOX dengan beragam materi yang mudah dipahami dan metode belajar yang seru.


