Data Internal Adalah : Pengertian dan Jenis-jenisnya – Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa statistik adalah salah satu metode yang banyak sekali manfaatnya bagi para peneliti untuk melakukan proses analisis data. Suatu modal yang amat penting dan harus dikuasai lebih dulu oleh para peneliti yang akan mencoba untuk menggunakan teknik statistik yaitu dengan memahami tentang berbagai jenis data yang akan dilakukan analisis. Misalnya dengan mempelajari mengenai hal dasar seperti data internal dan data eksternal. Lalu apa itu data ? yuk simak artikel kali ini
Daftar Isi Artikel
ToggleData Internal Adalah ? Yuk Belajar Mengenal Data
Apa Itu Data Internal ? Data Internal Adalah
Data statistik merupakan data yang berbentuk numerik maupun yang non-numerik di mana kemudian itu akan diolah dengan cara menggunakan sebuah teknik analisis terhadap data statistik yang khusus. Pengelolaan ini merupakan hasil dari data mentah yang lalu dijadikan sebagai bagian dari informasi aktual dan asli yang telah dikumpulkan oleh para peneliti selama penelitian sedang berjalan.
Penelitian seperti itu merupakan cara yang ilmiah untuk bisa mendapatkan data yang benar dan valid. Untuk bisa mendapat data yang benar dan valid tersebut, maka seorang peneliti harus lebih dulu mengetahui mengenai berbagai macam data.
Data di dalam dunia statistik terdapat beberapa jenis, dan itu tergantung dari bagaimana cara untuk mendapatkannya. Di dalam dunia statistik, telah dikenal setidaknya ada empat jenis data. Sekumpulan data bisa berasal dari mana saja, karena itulah perlu untuk dilakukan pengelompokan. Sebagai seorang praktisi data, sangat penting untuk bisa mengetahui berbagai jenis-jenis data, termasuk apa itu data internal dan data lainnya, agar Anda tidak akan keliru ketika sedang menerapkan metode dalam proses pengolahannya. Berikut ini akan kita bahas secara detail mengenai jenis data dalam bidang statistik tersebut.
Data Menurut Asal Perolehannya

Ada dua jenis data jika diklasifikasikan berdasarkan asal perolehannya, yaitu:
Internal
Data internal adalah sebuah jenis data dalam bidang statistik yang klasifikasinya berdasar menurut sumber dan pengguna, yang mana data internal ini adalah data yang bisa didapatkan dari dalam maupun pihak internal pada suatu organisasi, bisa juga berupa perusahaan atau sebuah tempat di mana dilakukannya banyak penelitian. Data internal digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan maupun kegiatan dalam suatu organisasi maupun perusahaan itu sendiri.
Contohnya:
- Data mengenai pengeluaran keuangan yang digunakan untuk membayar total biaya produksi milik perusahaan tekstil.
- Data mengenai jumlah karyawan dalam suatu perusahaan.
- Data mengenai kondisi keuangan dalam suatu organisasi.
Semua datanya pastinya berhubungan dengan segala kegiatan yang berhubungan dengan internal perusahaan. Maka tidak heran jika data internal juga termasuk data yang paling mudah untuk dikumpulkan. Selama penyimpanan dokumen dan segala pencatatannya dibuat secara baik dan rapih.
Eksternal
Data eksternal merupakan jenis data dalam dunia statistik yang merupakan kebalikan dari data internal, yaitu didapatkan dari sumber di luar organisasi maupun pihak eksternal. Data eksternal memberikan gambaran mengenai keadaan maupun sebuah kegiatan dari luar organisasi yang dapat mempengaruhi sebuah keadaan di dalam sebuah organisasi maupun perusahaan serta data tersebut tak terdapat di dalam aktivitas internal organisasi atau perusahaan tersebut.
Menurut Cara Memperolehnya
Menurut cara memperolehnya, data juga dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
Data Primer
Data primer merupakan jenis data dalam bidang statistik yang bisa secara langsung diambil dan berasal dari objek maupun sebuah objek penelitian yang dilakukan oleh seseorang yang telah melakukan kegiatan berupa pengamatan di dalam organisasi tersebut. Caranya adalah dengan mengadakan wawancara, memberikan kuesioner, adanya hasil survey, dan pengamatan langsung di lapangan.
Data Sekunder
Data sekunder merupakan jenis data dalam dunia statistik yang cara pengumpulannya atau diperoleh secara tidak secara langsung berasal dari sebuah objek penelitian. Peneliti bisa mendapatkan data yang telah jadi dan dikumpulkan oleh pihak lain maupun sumber yang telah ada dan tersedia sebelumnya dengan melakukan berbagai cara dan metode entah itu secara komersial atau non komersial. Misalnya data statistik yang berasal dari surat kabar, data yang berasal dari penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya, data berasal dari perpustakaan atau perusahaan lain, dan lain sebagainya.
Menurut Sifatnya

Data yang diklasifikasikan menurut sifatnya dan juga bisa dimasukkan sebagai data internal adalah sebagai berikut:
Kualitatif
Data kualitatif merupakan jenis data dalam dunia statistik yang mengacu kepada jenis data yang tak dinyatakan ke dalam bentuk angka, dengan kata lain bisa dikatakan bahwa data non-numerik, atau dalam hal ini bisa berbentuk data nominal maupun data ordinal. Penggunaan dalam sebuah contoh analisis data kualitatif semacam ini biasanya dilakukan pada kasus berkaitan dengan masalah sosial. Seperti kuesioner kepuasan layanan atau produk, dan lain sebagainya.
Kuantitatif
Data kuantitatif dalam dunia statistik senantiasa mengacu pada suatu data berbentuk angka, lalu bilangan maupun data numerik yang kemudian akan dilakukan sebuah penghitungan baik secara manual atau dapat juga dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS atau Statistical Product and Service Solutions. Data ini memiliki sifat yang objektif sehingga tiap orang yang membaca akan menghasilkan sebuah pemahaman yang sama. Misalnya info pemasukan perusahaan, jumlah penduduk, dan lain-lain, di mana ini termasuk data internal juga.
Menurut Skala Pengukuran
Berikut ini adalah penjelasan mengenai data menurut skala pengukurannya, yaitu:
Data Nominal
Data nominal juga dikenal sebagai data kategori, diskrit, atau dikotomi. Diskrit karena data ini bersifat terpisah atau mutually exclusive antara satu sama lain, baik pemisahan itu terdiri atas dua bagian atau lebih serta di dalam pemisahan tersebut tak ada hubungan sama sekali. Masing-masing kategori mempunyai sifat tersendiri dan tidak ada hubungan dengan kategori lain. Contohnya adalah kuesioner yang hanya memberikan pilihan jawaban iya dan tidak.
Data Ordinal
Data ordinal merupakan jenis statistik dengan data kuantitatif di mana variabel terdapat di kategori terurut secara alami. Kriteria dari urutan yang paling tinggi ke paling rendah dinyatakan pada bentuk posisi yang relatif terhadap kedudukan kelompok.
Semoga bermanfaat dan bisa Anda terapkan pada saat Anda melakukan pengumpulan data bagi perusahaan tempat Anda bekerja.


