SPESIAL 2.2 Sale!!
Cuma 2 Hari, Extra Diskon 70%
Hari
Jam
Menit
Detik
DOUBLEBOX
Periode promo 30 Desember - 1 Januari 2026

Arti Reboot, Fungsi & Cara Melakukan Reboot

January 8, 2024

arti reboot

Mungkin Anda sudah sering mendengar istilah reboot. Di dunia teknologi, arti reboot yaitu proses memulai ulang suatu perangkat seperti ponsel ataupun komputer. Istilah ini sering digunakan ketika orang ingin memperbaiki masalah yang terjadi pada suatu perangkat.

Sekilas, reboot terdengar hampir sama dengan restart. Namun keduanya memiliki arti yang berbeda. Memang, keduanya sama-sama bertujuan untuk memperbaiki masalah pada perangkat.

Apa saja fungsi, tujuan, dan arti reboot? Simak artikel berikut ini untuk mengetahui selengkapnya mengenai reboot.

Arti Reboot

Apa arti reboot? Dalam dunia teknologi dan komputansi, reboot adalah proses memulai ulang ponsel atau sistem komputer yang sedang berjalan, baik secara sengaja ataupun tidak sengaja. 

Istilah ini berasal dari bahasa Inggris yang artinya menyalakan ulang, atau memulai ulang. Cara melakukan reboot yaitu matikan ponsel sejenak, lalu hidupkan kembali. 

Reboot digunakan untuk memperbaiki berbagai masalah yang terjadi pada perangkat, mengoptimalkan kerja sistem, pembaruan otomatis, hingga mengosongkan RAM.

Contoh masalah yang terjadi yaitu aplikasi yang tidak responsif, kinerja lambat, atau masalah lainnya. Masalah-masalah tersebut bisa muncul karena adanya beban kerja yang berlebihan pada sistem.

Perbedaan Reboot dan Restart

Terkadang, orang masih mengira arti reboot dan restart sama saja. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dan cara kerja yang berbeda loh!

Perbedaan yang terlihat jelas yaitu reboot digunakan untuk memulai ulang sistem karena masalah yang terjadi pada perangkat. Sedangkan restart yaitu di mana sebuah komputer akan mematikan dan menyalakan kembali oleh sistem.

Ketika Anda baru mengupdate suatu software pada perangkat Anda, biasanya perangkat akan meminta Anda untuk melakukan restart untuk memperbarui sistem. Restart terjadi secara otomatis, dimana perangkat akan mati dan kemudian otomatis menyala sendiri.

Sedangkan reboot adalah proses yang terjadi ketika Anda mematikan perangkat, lalu menyalakan lagi perangkat tersebut. Biasanya, proses reboot memakan waktu yang lebih lama dibanding restart.

Hal itu dikarenakan ketika reboot, sistem operasi belum dalam keadaan siap. Sedangkan untuk restart, waktu yang dibutuhkan tidak begitu lama karena sistem operasi sudah dalam keadaan siap.

Fungsi Reboot

Bukan tanpa alasan, biasanya reboot dilakukan ketika perangkat dirasa tidak bekerja secara optimal. Berikut beberapa fungsi reboot yang perlu Anda ketahui : 

1. Meningkatkan Performa Sistem

Reboot berfungsi untuk meningkatkan performa sistem. Reboot akan membersihkan memori dan mengosongkan RAM yang sebelumnya. Hal tersebut bertujuan untuk membuat perangkat bekerja lebih ringan.

RAM yang berhasil dikosongkan dapat mempercepat kinerja sistem perangkat. Reboot akan menutup semua aplikasi yang terbuka dan memulai lagi sistem.

2. Memperbaiki Masalah atau Gangguan

Reboot berfungsi untuk meningkatkan performa sistem jika bermasalah atau terjadi error dan gangguan. Dengan melakukan reboot ulang, perangkat tersebut dapat berjalan dengan lancar.

Error bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti banyak aplikasi yang berjalan dan juga kondisi RAM yang penuh dan mengakibatkan perangkat bug.

Jika Anda menutup aplikasi, terkadang masalah dalam sistem masih mengincar memori. Karena itulah reboot dapat menghentikan sesuatu yang memakan RAM, seperti membersihkan memori.

Cara Melakukan Reboot

Setelah mengetahui arti reboot dan juga fungsinya, Anda harus mengetahui cara untuk melakukan reboot. Cara melakukan reboot berbeda-beda di setiap perangkat yang digunakan.

Sederhananya, cara melakukan reboot yaitu mematikan perangkat yang digunakan, lalu menyalakannya kembali. Berikut penjelasan mengenai cara melakukan reboot di setiap perangkat yang berbeda : 

1. Melakukan Reboot pada HP Android

  • Tekan tombol ‘power’ di HP Android tersebut dan tahan selama beberapa detik.
  • Setelah beberapa detik, nantinya akan muncul menu dengan opsi Matikan.
  • Nyalakan kembali perangkat Anda dan tunggu sampai proses reboot selesai.

Namun cara ini terkadang tidak berhasil. Jika terjadi hal tersebut, Anda bisa melakukan hard reboot. Caranya yaitu dengan menahan tombol daya hingga beberapa detik dan perangkat akan mati.

Namun jika sistem operasi masih tidak merespon, tahan tombol daya dan volume naik hingga 20 detik. Nantinya, layar akan menjadi hitam yang artinya perangkat telah berhasil dimatikan.

Jika HP yang digunakan bisa dilepas baterainya, Anda bisa melepas baterai untuk reboot. Lepas baterai tersebut lalu pasangkan kembali dan nyalakan HP Anda.

2. Melakukan Reboot pada iPhone

Jika iPhone Anda tidak merespon sehingga Anda tidak dapat menutup paksa aplikasi dan mematikan iPhone dengan menahan tombol daya, Anda perlu melakukan reboot. Berikut langkah-langkahnya : 

  • Tekan tombol ON/OFF di sisi kanan perangkat, dan tahan.
  • Sambil menahan tombol, tekan salah satu tombol volume di sisi kiri.
  • Nantinya akan muncul penggeser daya mati di layar iPhone.
  • Geser tombol untuk mematikan perangkat.
  • Nyalakan perangkat tersebut dan tunggu sampai proses reboot selesai.

3. Melakukan Reboot Pada Windows

Ada 2 cara yang bisa dilakukan, berikut cara yang pertama : 

  • Klik ‘Start’ menu yang terletak di pojok kiri bawah.
  • Klik panah kanan di sebelah tombol ‘Power’.
  • Dari menu yang muncul, klik ‘Reboot’.

Anda juga bisa menggunakan cara berikut : 

  • Tekan tombol Ctrl + Alt + Del.
  • Setelah itu, kotak dialog shutdown akan muncul.
  • Kotak akan terlihat berbeda tergantung dengan versi Windows yang digunakan.
  • Klik ‘Reboot’ di dalam kotak.

4. Melakukan Reboot Pada MacBook

Anda bisa menahan tombol Control + Command + Power. Nantinya layar akan menjadi gelap dan terdengar suara restart. Cara ini digunakan untuk reboot Mac dan tidak bergantung pada sistem.

Namun, jika sistem operasi komputer mogok atau macet, Anda tidak dapat menavigasi ke layar menu atau menggunakan tombol. Karena itu Anda harus reboot Mac secara manual.

  • Tahan tombol daya selama beberapa detik hingga komputer mati.
  • Layar menjadi hitam dan sistem akan mati.
  • Tunggu beberapa detik –setidaknya 30 detik. Hal ini dapat mencegah motherboard dan hardware penting lainnya agar tidak rusak karena menghidupkan dan mematikan terlalu cepat.
  • Tekan tombol daya untuk reboot perangkat.

Penutup

Dari pembahasan tersebut, Anda pastinya sudah mengetahui arti reboot, fungsi, dan juga  cara melakukan reboot di beberapa perangkat. Cukup mudah bukan?

Reboot dapat berfungsi untuk mengatasi error atau gangguan pada suatu perangkat. Mungkin Anda sudah cukup sering melakukan reboot pada perangkat Anda ketika terjadi masalah atau ingin memulai sistem dengan lebih lancar.

Yuk, kunjungi itbox.id jika Anda tertarik untuk belajar IT dengan skema pembelajaran fleksibel. Dengan harga yang terjangkau, Anda dapat belajar kapan saja dimana saja dengan materi yang terstruktur dan bimbingan dari Coach kelas dunia!

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill