Seiring dengan berkembangnya waktu, banyak terobosan baru yang mulai bermunculan. Salah satunya adalah adanya IoT atau internet of things. Internet of Things adalah sebuah teknologi yang dapat menyambungkan berbagai perangkat melalui jaringan internet.
Daftar Isi Artikel
ToggleApa Itu IoT?
Internet of things adalah sebuah konsep di mana objek ditanamkan teknologi misalnya sensor serta software yang bertujuan untuk berkomunikasi, pengendalian hingga bertukar data dengan perangkat lainnya yang tersambung internet. IoT juga berkaitan erat dengan machine-to-machine atau M2M. Alat yang mempunyai kemampuan komunikasi M2M disebut dengan smart device.
Di mana perangkat cerdas ini dapat membantu kerja manusia untuk menyelesaikan berbagai urusan. Singkatnya internet of things adalah konsep yang menyambungkan perangkat mana pun ke internet serta perangkat lain yang saling tersambung. Sama halnya dengan internet yang mengubah cara manusia dalam bekerja dan berkomunikasi, IoT pun bertujuan untuk membawa konektivitas pada tingkat yang lebih tinggi melalui tersambungnya berbagai perangkat secara sekaligus melalui internet.
Sementara yang disebut industrial internet of things adalah merujuk pada smart device yang digunakan pada korporasi manufaktur, ritel, kesehatan serta lainya dalam menciptakan efisiensi bisnis.
Manfaat IoT
Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai manfaat dari internet of things (IoT) adalah
– Proses konektivitas lebih mudah
Manfaat utama IoT yaitu kemudahan proses konektivitas. Dengan menggunakan IoT, koneksi dapat dilakukan secara lebih cepat dan praktis tanpa menggunakan kabel.
Tidak hanya itu, IoT juga memanfaatkan teknologi cerdas dengan memastikan koneksi jaringan serta perangkat berjalan dengan lancar. Hal ini tentunya membuat semua pekerjaan menjadi lebih mudah.
– Meningkatkan efisiensi kerja
Manfaat lainnya internet of things IoT adalah efisiensi kerja. Dengan adanya konektivitas yang dilakukan pada teknologi pintar membuat IoT dapat menurunkan waktu yang diperlukan pada sebuah pekerjaan sehingga lebih efisien.
Hal ini mampu membantu bisnis dan perusahaan dalam meningkatkan efisiensi kerja. IoT juga dapat dimanfaatkan dalam monitoring efektivitas pekerjaan.
– Monitor pekerjaan lebih praktis
IoT dapat membantu dalam memonitor semua pekerjaan secara mudah dan praktis. Hanya melalui beberapa perintah para pengguna dapat memonitor secara realtime melalui aplikasi yang terpasang pada smartphone atau website.
Komponen IoT
Internet of Things tersusun dari beberapa komponen dasar diantaranya sebagai berikut.
– AI
Salah satu komponen dasar yang ada pada IoT yaitu kecerdasan buatan atau yang sering disebut AI (Artificial Intelligence). Peran AI di sini yaitu sebagai otak pada perangkat. Jadi teknologi AI akan memberikan kecerdasan sesuai fungsi dari perangkat tersebut.
– Konektivitas
Tanpa adanya hubungan jaringan, IoT tentu tidak dapat berfungsi dengan baik. Maka dari itu dibutuhkan konektivitas. Konektivitas merupakan komponen dasar IoT yang berfungsi untuk membantu perangkat tersambung pada jaringan yang ditentukan.
– Sensor
Perangkat yang berfungsi sebagai alat indera sebagai input dalam teknologi internet of things adalah sensor. Sensor ini bertujuan untuk mengartikan instrumen serta mengubah perangkat menjadi sistem aktif yang dapat melakukan fungsinya.
– Active engagement
Perlu diketahui bahwa beberapa perangkat konvensional masih banyak yang memanfaatkan metode engagement secara pasif. Sementara IoT menerapkan keterlibatan secara aktif pada produk maupun layanan yang tersedia.
– Perangkat kecil dan ringkas
Manfaat selanjutnya, dengan adanya IoT ini sudah banyak perangkat yang berukuran kecil dan ringkas namun mampu melakukan banyak hal. Contohnya adalah smartphone, salah satu karakteristik yang dimiliki IoT adalah pemanfaatan pada perangkat kecil yang canggih.
Contoh Penerapan IoT
Salah satu contoh penerapan internet of things di rumah adalah penerapan pada smart home. Seperti yang diketahui saat ini sudah banyak peralatan rumah seperti AC, lampu hingga sensor keamanan yang dapat secara otomatis nyala dan mati dengan memanfaatkan IoT. Selain dapat otomatis nyala dan mati, alat tersebut juga dapat dikontrol dari jarak jauh.
Selain smart home, saat ini IoT juga diimplementasikan pada perencanaan kota yaitu smart city. Pemerintah memanfaatkan IoT dalam beragam kebutuhan tata kelola kota contohnya mengukur kualitas udara serta tingkat radiasi, manajemen parkir hingga mendeteksi pemeliharaan infrastruktur seperti jalan, saluran pipa atau jembatan dan lainnya.
Selain itu contoh internet of things adalah diimplementasikan pada bidang lainnya sebagai berikut.
– Pertanian
Contoh pertama penerapan internet of things adalah di sektor pertanian. Salah satu penerapan IoT pada sektor ini yaitu pengumpulan berbagai data seperti suhu, kelembapan, curah hujan serta kadar air dalam tanah hingga pemantauan hama. Misalnya petani bisa mengetahui data penting seperti kadar air yang ada pada tanah serta suhu di lingkungan sekitar melalui sensor yang ditanamkan.
Data yang terkumpul tersebut dapat dimanfaatkan dalam mengambil keputusan yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas serta kuantitas. Selain itu hal ini juga dapat meminimalkan risiko dan juga mengurangi usaha yang dibutuhkan dalam mengelola pertanian.
– Kesehatan
Di sektor lainnya contoh penerapan internet of things adalah bermanfaat pada sektor medis dan kesehatan. Seperti yang diketahui inovasi dalam dunia medis terus mengalami perkembangan termasuk pada IoT. Direncanakan ke depannya semua hasil pemeriksaan bisa langsung diterima para tenaga kesehatan maupun rumah sakit.
Data yang diperoleh diantaranya informasi data mengenai tekanan darah, riwayat penyakit serta penyakit yang sedang dialami. Sebenarnya teknologi IoT sekarang ini sudah mulai diterapkan. Hal tersebut sudah diterapkan di Moskow yaitu robot perawat yang membantu tugas tenaga medis pada masa pandemi.
– Transportasi
Pada sektor transportasi, IoT juga membantu manusia dalam mengintegrasikan serta mengontrol dan juga memproses informasi. Selain itu penerapan IoT juga diterapkan pada mesin kendaraan serta fungsi kemudi.
Contoh IoT pada bidang transportasi yaitu mobil yang bisa memarkir sendiri serta mobil yang dapat menyetir sendiri (autopilot). Adanya inovasi baru pada IoT ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan yang terjadi.
– Lingkungan
Penerapan selanjutnya yaitu pada sektor lingkungan dengan memanfaatkan aplikasi dan sensor. Contohnya yaitu terdapat pada alat yang bisa memantau kualitas udara serta alat yang dipasang pada satwa liar yang ada pada penangkaran. Bahkan IoT juga mulai diterapkan sebagai sistem peringatan dini bencana alam.
– Bisnis
IoT juga mempunyai peran yang cukup besar pada peningkatan produktivitas serta efisiensi operasional perusahaan. Mesin dan perangkat yang ada pada sebuah bisnis dapat dihubungkan dengan jaringan IoT serta dipantau proses kerjanya.
Contohnya yaitu IoT pada industri migas. Fungsinya yaitu dapat memantau kinerja serta tingkat inventaris perangkat pada industri migas secara real time.
Demikian sedikit pembahasan tentang IoT. Kini sudah diketahui pengertian dari IoT, internet of things adalah segala hal (perangkat) yang memanfaatkan jaringan wireless atau jaringan internet pada sistem.
Yuk upgrade skill ITmu sekarang hanya di ITBOX. Jangan sampai ketinggalan. Di ITBOX kamu akan mendapat materi yang up to date serta mentor yang berkualitas.


