FLASH SALE PAYDAY DEALS 50%
Cukup Bayar Setengah Harga Sekarang!
Hari
Jam
Menit
Detik
PAYDAY50

Performance Marketing: Pengertian, Keunggulan dan Tugasnya

January 5, 2024

performance marketing

Performance marketing atau pemasaran kinerja adalah metode pemasaran yang menggabungkan antara paid dan brand marketing. Istilah ini sering kali muncul dalam digital marketing. Metode ini berbeda dengan iklan konvensional, yang memungkinkan pengiklan membayar ketika tujuan bisnisnya sudah tercapai.

Apa Itu Performance Marketing?

Pada dasarnya, performance marketing adalah metode digital marketing yang mana pembayaran biaya iklan berbasis performanya. Jadi, Anda akan membayarkan biaya iklan itu ketika tujuannya yang ditetapkan sudah tercapai.

Katakanlah Anda bisa melihat total jumlah klik, prospek tertentu, dan angka penjualan produk. Pengiklan nantinya akan membayarkan biaya iklan mendasarkan pada performa yang tercapai. Misalnya menilainya jumlah penayangan tertentu, sehingga biaya iklan yang dikeluarkan tidak terbuang sia-sia.

Dengan metode ini, Anda bisa bebas menetapkan indikator dari suksesnya sebuah iklan. Anda akan leluasa dalam memilih siapa target audiens dan budget yang Anda tetapkan.

Performance marketing ini sebenarnya cukup berbeda dengan digital marketing. Sebab, digital marketing lebih menekankan pada pemasaran berbasis digital. Sementara pemasaran kinerja lebih spesifik dan khusus.

Keunggulan Performance Marketing

Kehadiran pemasaran kinerja memberikan banyak manfaat bagi pebisnis karena keunggulannya. Bagi Anda yang ingin mengetahuinya, berikut ini keunggulan performance marketing yang bisa didapatkan.

Iklan Tertarget

Keunggulan pertama yang bisa Anda dapatkan adalah iklan yang lebih tertarget. Dengan kata lain, Anda tidak harus menayangkan iklan itu pada semua orang yang mengakses internet. Namun terdapat kriteria khusus mengenai audiens yang melihat iklan tersebut.

Hal ini harus menyesuaikan dengan target audiens yang diinginkan. Anda bisa mengatur penayangan sesuai dengan perilaku konsumen dan minatnya, usia, lokasi, jenis gadget yang digunakan, dan kelasnya.

Performa Lebih Terukur

Saat Anda menayangkan sebuah iklan tertarget, maka aktivitasnya harus terukur dengan jelas. Anda bisa memantau bagaimana data-data performanya, mulai dari berapa total pengguna yang nantinya melihat tayangan tersebut, target jumlah penjualan, jumlah klik, dan sebagainya.

Anda pun harus menampilkan data yang lengkap. Bahkan, Anda juga bisa mengetahui total pengguna yang sudah menonton iklan apakah sudah melebihi batas dari durasi total yang ditetapkan. Paling tidak Anda harus melebihi angka 75 persen. Data ini memudahkan Anda dalam mengukur keberhasilan dari penayangan iklan tersebut.

Selain itu, Anda bisa mengevaluasinya agar memahami kekurangan iklan yang ditayangkan. Barulah data ini bisa digunakan untuk pengambilan keputusan secara tepat dalam mengoptimalkan hasil maksimal.

Hemat Anggaran

Performance marketing ini lebih hemat anggaran. Sebab, Anda akan membayarkan biaya iklan tersebut apabila sudah mencapai target yang Anda sepakati. Berbeda dengan iklan konvensional yang mewajibkan pembayaran di awal, tanpa memperdulikan konversi dari iklan itu.

Cara Kerja Performance Marketing

Memahami pengertian dan keunggulannya saja masih belum cukup. Sebab, untuk mengaplikasinya Anda juga harus memahami bagaimana cara kerja performance marketing sebagaimana berikut ini.

Advertiser

Pihak pertama yang harus ada dalam menjamin pemasaran performa bisa berjalan dengan baik adalah advertiser atau retailer. Sebab, mereka merupakan orang-orang yang akan membantu dalam mempromosikan produknya. Misalnya melalui affiliate partner yang juga bisa disebut sebagai advertiser.

Affiliate

Affiliate merupakan orang-orang yang nantinya akan mempromosikan brand Anda. Biasanya mereka memanfaatkan media sosial, misalnya influencer atau vlogger yang akan melakukan review dari produk atau layanan Anda.

Affiliate Network

Affiliate network disebut juga sebagai third party tracking platform. Mereka nantinya berperan sebagai pihak penghubung dari advertiser dengan affiliate. 

Affiliate Manager

Affiliate Manager adalah agensi yang akan menyediakan berbagai kebutuhan dari affiliate ataupun advertiser. Biasanya affiliate manager ini merupakan sebuah agensi atau perusahaan yang menyediakan jasa ini.

Strategi Performance Marketing

Agar metode ini bisa berjalan dengan optimal, harus ada strategi performance marketing yang tepat sebagaimana berikut.

CPC (Cost per Click)

Strategi CPC ini memungkinkan Anda membayarkan biaya pada affiliate apabila terdapat pengguna yang melakukan klik pada iklan Anda. Sehingga CPC bisa menjadi strategi tepat agar traffic ke website Anda bisa lebih maksimal.

CPM (Cost per Impression)

Tidak hanya pembayaran lewat klik saja, performance marketing juga bisa Anda pilih dari CPM ini. Anda sebagai pihak pengiklan harus membayarkan biaya berdasarkan penayangan iklan. Secara umum, biasanya per 1000 iklan tayang.

Katakanlah Anda menetapkan pengguna yang harus menonton iklan sebanyak 10.000 orang. Anda harus membayarkannya berdasarkan biaya iklan dasar dikali 10.

CPS (Cost per Sales)

CPS ini mengharuskan Anda membayarkan biaya iklan berdasarkan penjualan produk yang asalnya dari iklan yang ditayangkan. Metode ini tidak merugikan Anda karena sudah terukur.

CPL (Cost per Leads)

CPL merupakan strategi yang mana pembayaran hanya berdasarkan leads baru. Leads di sini maksudnya apabila pengguna mengisikan data diri pada iklan yang ditayangkan, misalnya alamat email, nomor telepon, dan sebagainya.

Pengguna juga bisa melakukan tindakan dengan cara mendaftarkan pada suatu hal yang ditayangkan. Misalnya pengguna berlangganan newsletter email. Nah, Anda bisa melakukan tindak lanjut ataupun mendorong mereka agar melakukan pembelian produk.

Tugas Performance Marketing

Tugas dari performance marketing memungkinkan beberapa aspek penting yang ada pada digital marketing. Lebih lanjut, berikut ini penjelasan mengenai tugas-tugasnya.

Perencanaan

Tugas seorang pemasaran kinerja ini mencakup perencanaan strategi pemasaran paling efektif agar bisa mencapai tujuan yang sudah disepakati. Di sini, mereka harus mampu memahami bagaimana target audiens, riset keyword, penargetan, dan merancang materi kampanye yang mengandung pesan-pesan persuasif.

Kampanye Iklan

Jika sudah mendapatkan strategi, selanjutnya harus melakukan kampanye iklan pada berbagai jenis platform digital marketing. Mereka harus mampu mengatur sekaligus mengelola berbagai iklan-iklan secara online, memilih format iklan paling relevan, membuat konten menarik, dan mengatur kampanye paling tepat.

Analisis

Mereka juga harus bisa melakukan analisis data kampanye secara cermat. Nantinya mereka bertugas melacak matrik paling relevan, misalnya konversi, jumlah klik, ROI atau tingkat pengembalian investasi, dan biaya per tindakan. 

Melalui analisis secara mendalam, mereka bisa melakukan identifikasi kekuatan dan kelemahan dari strategi kampanye yang sudah ditetapkan. Sehingga bisa mengambil keputusan untuk perbaikan yang dibutuhkan.

Mengoptimalkan Kampanye

Jika sudah melakukan analisis, selanjutnya tugas seorang pemasaran kinerja harus mengoptimalkan kampanye. Mereka harus bisa melakukan pengujian yang berguna untuk membandingkan bagaimana kinerja dari berbagai variasi iklan, menyesuaikan anggaran, perubahan dalam penargetan, dan optimalisasi laman tujuan demi meningkatkan konversi.

Tujuan dari optimalisasi ini untuk mencapai performa lebih baik demi memaksimalkan kampanye secara efektif.

Pelaporan

Tugas terakhir adalah melakukan pemantauan performa dan memberikan laporan secara detail. Mereka harus mampu memberikan pembaruan mengenai bagaimana perkembangan kampanye pada tim ataupun pihak-pihak terkait. Kemudian menjelaskan tren atau temuan paling relevan dan memberi rekomendasi perbaikan.

Menjadi seorang performance marketing memang tidaklah semudah yang dibayangkan. Sebab, jika hasilnya tidak sesuai, tentu saja Anda tidak akan mendapatkan pembayaran dari pihak pengiklan. 

Jadi, kalau Anda berniat memperoleh penghasilan sebagai pemasaran kinerja sebaiknya memiliki skill digital marketing. Jangan khawatir, skill ini bisa Anda pelajari dengan mengikuti kursus di ITBOX. Pembelajaran di sini sudah memiliki skema yang bisa menunjang upgrade skill Anda secara step by step sampai mahir.

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill