Wi-Fi Protected Access atau WPA menjadi protokol keamanan yang penting dalam sebuah jaringan nirkabel. Fungsinya mirip WEP (Wired Equivalent Privacy), namun dengan fitur yang lebih baik untuk mengamankan jaringan.
Saat ini, sudah ada versi Wi-Fi Protected Access, Wi-Fi Protected Access 2, dan Wi-Fi Protected Access 3. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai masing-masing versi protokol keamanan Wi-Fi tersebut.
Daftar Isi Artikel
ToggleApa Itu WPA?
Wi-Fi Protected Access adalah protokol keamanan yang dirancang untuk membuat jaringan (Wi-Fi) yang aman. Standar keamanan ini melindungi jaringan nirkabel melalui otentikasi dan enkripsi.
Dikembangkan oleh Wi-Fi Alliance dengan menyediakan enkripsi data dan otentikasi pengguna yang lebih baik dari WEP (Wired Equivalent Privacy) yang merupakan standar keamanan Wi-Fi asli.
Ini secara resmi dirilis pada tahun 2003 untuk menggantikan WEP yang diketahui memiliki banyak kerentanan serius terhadap keamanan. Dengan teknologi keamanan jaringan ini, pengguna harus memasukkan kata sandi jika ingin menggunakan jaringan.
Aliansi Wi-Fi merancang protokol keamanan agar kompatibel dengan versi sebelumnya sehingga pengguna tidak perlu mengganti perangkat keras. Anda dapat menambahkan fitur keamanan ini melalui peningkatan firmware.
Bagaimana WPA Bekerja?
Bekerja menggunakan mode diskrit, baik untuk penggunaan mode pribadi maupun perusahaan atau enterprise. Berikut cara kerja standar keamanan Wi-Fi dalam mengamankan jaringan nirkabel.
1. WPA Personal
Pada mode personal terbaru, WPA menggunakan Simultaneous Authentication of Equals (SAE) untuk mengamankan jaringan. Ini dirancang agar bisa digunakan pada jaringan kecil seperti rumah. Pengguna harus memasukkan kata sandi jika ingin menggunakan jaringan tersebut.
2. WPA Enterprise
Mode ini dirancang untuk jaringan menengah hingga besar seperti perusahaan. Sistem terbaru ini menggunakan otentikasi 802.1x yang ketat. Pengguna yang ingin menggunakan jaringan harus memasukkan identitas pribadi melalui Radius server.
Apabila ada orang lain yang secara ilegal masuk ke jaringan, maka administrator dapat membatalkan aksesnya secara terpisah.
Fitur WPA
Protokol keamanan ini mirip dengan WEP, tetapi WPA menawarkan peningkatan dalam menangani kunci keamanan dan cara pengguna diizinkan mengakses jaringan. Ada beberapa elemen penting untuk mendukung hal tersebut.
1. Temporal Protocol Integrity Key (TKIP)
Menggunakan Temporal Protocol Integrity Key (TKIP) atau protokol integritas kunci temporal yang akan mengubah kunci yang digunakan pada sistem. Fitur ini mencegah orang lain atau penyusup membuat kunci enkripsi sendiri.
TKIP secara dinamis akan mendistribusikan kunci sementara baru setiap 10.000 paket. Hal ini memastikan kunci yang sama tidak digunakan kembali untuk mengenkripsi data.
2. Advanced Encryption Standard (AES)
Wi-Fi Protected Access 2 juga mengimpletasikan fitur yang disebut Advanced Encryption Standar (AES) atau standar enkripsi lanjutan. Fitur ini memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi, seperti Internet Protocol Security (IPSec) Namun, hanya bisa digunakan untuk perangkat keras yang menerapkan AES.
3. Message Integrity Check (MIC)
Salah satu fitur yang ditingkatkan dalam protokol keamanan Wi-Fi adalah Message Integrity Check (MIC) atau pemeriksaan integritas pesan. Di protokol WPA, fitur ini digunakan untuk mencegah serangan yang dikenal sebagai bit-flip attack.
MIC akan menambahkan beberapa byte pada setiap paket dan menggunakan algoritma hashing yang dapat mencegah adanya modifikasi pada data transit.
4. Built-in Authentication
Ini biasanya untuk mode penggunaan perusahaan. Built-in authentication merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk dapat mengakses jaringan tanpa memerlukan kata sandi.
Biasanya komputer diautentikasi dengan RADIUS (Remote Authentication Dial-in User Service). Protokol jaringan untuk autentikasi dan pendaftaran akun pengguna jarak jauh secara terpusat ketika ingin mengakses jaringan Wi-Fi.
5. Four-way Handshake
Fitur ini menawarkan teknik otentikasi dengan mengirimkan data berbasis jaringan untuk memastikan AP dan klien nirkabel sama-sama mengetahui PMK (Pairwise Master Key) untuk mengenkripsi data.
Jenis-Jenis WPA
Terdapat tiga versi yaitu WPA1, WPA2, dan WPA3. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai masing-masing protokol keamanan tersebut, yuk lihat secara lebih rinci di penjelasan berikut.
1. Wi-Fi Protected Access (WPA)
Wi-Fi Alliance membangun Wi-Fi Protected Access generasi pertama ini sebagai protokol sementara sebelum mengembangkan protokol keamanan WiFi 2. Protokol keamanan jaringan jenis WPA PSK menggunakan kunci 256-bit, ini lebih aman daripada kunci 64-bit dan 128-bit.
Fitur keamanan ini secara dinamis akan mengalokasikan kunci enkripsi sehingga tidak ada kunci yang sama yang digunakan kembali. Fitur tersebut sangat berguna untuk meningkatkan keamanan proses enkripsi data.
Beberapa fitur pembaruan yang diperkenalkan pada teknologi keamanan jaringan Wi-Fi ini antara lain:
- MIC, untuk mengamankan header dan payload, serta menjamin tidak ada data yang diubah selama transit.
- Mekanisme otentikasi terpusat dan manajemen kunci dinamis sehingga pengguna harus menggunakan kerangka 802.1x EAP untuk masuk ke jaringan.
- Frame counter yang mencegah ancaman replay.
2. Wi-Fi Protected Access 2 (WPA2)
Protokol keamanan jaringan Wi-Fi generasi kedua ini dirilis pada tahun 2004 dan resmi menggantikan versi sebelumnya pada tahun 2006. WPA generasi 2 menggunakan protokol CCMP (Counter Mode Chiper Block Chaining Message Authentication Code Protocol) yang lebih kuat dan dapat diandalkan daripada TKIP.
Namun, hanya perangkat lunak yang lebih baru yang kompatibel dengan ini. Biasanya pengguna memerlukan kata sandi yang lebih panjang untuk mengakses jaringan.
Protokol keamanan Wi-Fi versi 2 menjadi security terbaru untuk jaringan wireless dan lebih bagus dari WEP maupun WPA-PSK. Meski masih bisa dibobol tetapi akan sangat memakan banyak waktu.
Fitur pembaruan yang diperkenalkan pada versi ini, antara lain:
- Enkripsi menggunakan protokol AES-CCMP
- Peningkatan enkripsi otentikasi dengan pengaturan default yang lebih kuat untuk soliditas dan kemampuan beradaptasi.
- Mengatasi masalah generasi terdahulunya dengan mode penghitung CCMP bersama TKIP.
3. Wi-Fi Protected Access 3 (WPA3)
Pengertian WPA 3 adalah protokol keamanan yang diperkenalkan Aliansi Wi-Fi pada tahun 2018. Ini merupakan protokol terbaru dan paling aman untuk jaringan nirkabel (Wi-Fi). Pada 2020, protokol ini wajib untuk diimplementasikan para perangkat Wi-Fi 6 (802.11x).
Jika WPA 2 menggunakan CCMP, ini diganti dengan protokol Galois Counter Mode Protocol (GCMP). Selain itu, panjang kunci AES juga bertambah yaitu 129-bit pada mode enterprise dan 128 atau 129-bit pada mode personal.
Fitur dan peningkatan keamanan yang diperkenalkan Wi-Fi Protected Access 3 antara lain:
- Autentikasi simultan yang setara SAE sehingga lebih aman dari serangan offline
- Enkripsi Galois Conter Mode Protocol (GCMP-256)
- Hash Message Authentication Code (HMAC-384bit)
- Wi-Fi Device Provisioning Protocol (DPP)
- Protokol Integritas Siaran 256-bit (BIP GMAC-256)
- 192-bit Security Suite yang setara dengan standar keamanan departemen pertahanan dan proyek super rahasia
Itulah pembahasan mengenai protokol keamanan Wi-Fi dan fitur yang dihadirkan pada WPA generasi 1, generasi 2, dan generasi 3. Untuk versi terbaru, Anda mungkin perlu mengganti perangkat seperti router dan device lainnya dengan yang baru yang juga.
Tertarik dengan dunia keamanan jaringan dan komputer? Yuk, langsung pilih program kursus IT terbaik di ITBOX. Bersama mentor berpengalaman yang akan membantu Anda meningkatkan skill dan menyiapkan karir di dunia IT.Â


