Anda memiliki website untuk bisnis? Apakah Anda sudah mengetahui apa itu schema mark? Schema markup adalah hal yang wajib Anda ketahui karena berhubungan dengan optimasi website pada mesin pencarian agar website Anda berada di ranking teratas atau no. 1.
Keberadaan schema mark sangat penting karena dapat membantu mesin pencarian untuk memahami isi website Anda, dan mendukung rich snippets yang dapat meningkatkan potensi kenaikan traffic Anda.
Untuk mengetahui lebih selengkapnya mengenai schema markup, yuk simak penjelasan berikut ini.
Daftar Isi Artikel
ToggleSchema Markup Adalah
Menurut Semrush, Schema markup adalah standar kode yang digunakan mesin pencari untuk memahami dan mengategorikan konten halaman web. Schema markup memungkinkan mesin pencari untuk memahami isi konten sehingga bisa menampilkan hasil pencarian yang lebih spesifik dan informatif bagi pengguna.
Dengan schema markup, proses penemuan informasi yang diinginkan pun bisa lebih akurat dan cepat. Mesin pencari juga dapat mengetahui arti data yang kita miliki dan bukan hanya sekedar membacanya.
Kode tersebut digunakan agar website Anda menampilkan informasi singkat di halaman hasil pencarian sehingga website Anda lebih menonjol dari website lainnya di halaman hasil pencarian.
Dengan visibilitas website Anda di mesin pencarian semakin meningkat, tentunya akan menguntungkan buat Anda karena traffic website otomatis akan naik. Bahkan, schema markup bisa meningkatkan rasio CTR hingga 30% lebih banyak dari biasanya.
Selain Google, schema markup juga digunakan pada mesin penelusuran lain seperti Yahoo, Bing, dan Yandex.
Jenis-Jenis Schema Markup
Schema markup bisa membuat website Anda lebih menonjol dari website kompetitor. Adanya schema markup dapat membantu audiens untuk melihat halaman website Anda secara sekilas dan bisa memancing mereka untuk mengunjungi website Anda.
Ada banyak sekali jenis markup, karena pertanyaan yang dicari pengguna lewati mesin pencarian tentunya berbeda-beda.
Berikut jenis-jenis schema markup yang paling umum dan sering ditemukan di halaman mesin pencarian :
1. Schema Person Markup
Jenis schema markup ini ditampilkan di bagian kanan halaman hasil pencarian. Isinya yaitu informasi mengenai seseorang, seperti nama, tanggal lahir, riwayat pendidikan, anggota keluarga, dan juga deskripsi singkat tentang orang tersebut.
Dengan adanya schema markup ini, informasi tentang seseorang bisa didapatkan pengguna tanpa harus repot membuka banyak website.
2. Logo Schema Markup
Logo schema markup memberitahu Google tentang logo yang digunakan suatu perusahaan, sehingga dapat membantu mesin pencari untuk menampilkan logo perusahaan atau bisnis di hasil pencarian.
Ketika orang mencari nama perusahaan atau bisnis, nanti akan muncul logo brand yang dicari tesrebut. Pengunjung dapat langsung mengetahui logo suatu bisnis dengan benar setiap mereka melakukan pencarian di mesin pencari.
3. Organization Schema Markup
Mungkin Anda sudah sering melihat tipe schema markup ini. Jika Anda mencari brand atau perusahaan yang terkenal, hasil pencarian akan menampilkan hasil schema markup yang terletak di bagian kanan, seperti contoh di atas.
Akan ada tampilan informasi penting mengenai perusahaan tersebut seperti deskripsi singkat perusahaan, nama perusahaan, lokasi, penemu, lokasi, hingga media sosial resminya. Schema markup iin bertujuan untuk memperjelas pengenalan perusahaan lebih lanjut kepada audiens.
Mereka juga dapat dengan mudah menghubungi perusahaan Anda ajika dibutuhkan karena sudah ada kontak yang tertera.
4. Schema Local Business Markup
Local business schema markup adalah jenis markup yang penting untuk perusahaan ataupun bisnis lokal. Contohnya yaitu restoran, cabang bank, klink, dan bisnis lain yang tersebar di suatu daerah.
Adanya schema markup ini dapat memudahkan audiens untuk menemukan informasi tempat bisnis, jam buka, alamat, informasi kontak seperti nomor telepon, dan lain-lain. Bahkan pengunjung juga bisa melihat rating dan review dari orang yang terhadap bisnis tersebut.
5. Schema Product & Offer Markup
Jenis schema markup ini digunakan untuk menjual suatu produk atau layanan. Biasanya informasi produk yang ditampilkan yaitu harga, statis ketersediaan barang, dan deskripsi singkat mengenai produk yang ditawarkan tersebut.
Dengan adanya markup, produk atau layanan yang ditawarkan dapat lebih menonjol dari kompetitor lainnya. Pengunjung dapat membandingkan suatu produk atau layanan dengan brand lain yang sejenis dengan lebih mudah.
6. Schema Article Markup
Schema article markup digunakan untuk website berita, artikel dan juga blog. Biasanya jenis markup ini akan menampilkan artikel atau berita yang paling relevan dengan yang dicari.
Tampilan yang akan muncul di schema markup ini adalah judul artikel, foto atau video yang terdapat di artikel tersebut, situs yang menerbitkan, dan waktu publikasinya.
Mesin pencari dapat lebih mudah memahami konten dengan schema article markup sehingga dapat memudahkan Google untuk menampilkan artikel yang paling relevan dengan pencarian yang dilakukan pengguna.
7. Breadcrumbs Markup
Breadcrumbs markup digunakan untuk menunjukkan jejak halaman yang dilalui pengguna hingga sampai di halaman yang mereka buka. Jejak itu berasa dari mengklik link di setiap halaman.
Pengunjung dapat lebih mudah berselancar di website karena mereka bisa mengetahui jejak dari mana mereka datang dan di mana mereka sekarang.
Adanya link juga dapat mengurangi bounce rate dengan cukup signifikan.
8. Review Markup
Review markup dapat menampilkan ulasan atau review dari pengguna yang telah menggunakan suatu produk atau layanan. Audiens juga dapat menambahkan peringkat bintang di bagian bawah halaman mesin pencarian.
Sebelum melakukan pembelian, calon pembeli dapat mempertimbangkan apakah produk atau layanan tersebut sesuai dengan keinginan mereka. Karena itulah mereka perlu untuk melihat ulasan dari orang-orang yang telah menggunakannya sebelumnya.
Schema markup ini penting karena pengunjung sering mencari informasi terlebih dahulu di internet dan juga membaca ulasan dari orang lain ketika ingin melakukan pembelian. Adanya scheam markup ini dapat membantu calon pembeli untuk mengambil keputusan lebih cepat.
9. Video Schema Markup
Video schema markup menampilkan video yang relevan dengan kata kunci pencarian yang ditelusuri oleh pengguna. Jenis markup ini dapat membantu optimasi konten video di website Anda.
Google dapat mengindeks konten video yang ada di website Anda, sehingga dapat ditampilkan di halaman hasil pencarian dan meliputi thumbnail video, judul, durasi, dan deskripsi singkat video tersebut.
10. Event Schema Markup
Jenis markup ini dapat menunjukkan informasi lengkap seputar acara yang diadakan, seperti konser, festival, webinar, atau acara lain. Pengunjung dapat denganm udah melihat tanggal event, lokasi, harga tiket, dan lainnya.
Adanya event schema markup dapat membantu untuk menarik lebih banyak audiens untuk menghadiri acara yang diadakan. Audiens dapat melihat informasi dasar jika ingin melakukan pembelian tiket.
Kesimpulan
Schema markup adalah salah satu strategi digital marketing untuk membuat konten Anda tampil lebih menarik di halaman mesin pencarian. Sebelum memasang schema markup untuk website Anda, jangan lupa untuk membuat konten yang berkualitas.
Untuk mengembangkan kemampuan tersebut, ikuti kursus digital marketing di ITBOX. Kunjungi itbox.id untuk mengecek kelas-kelas IT lainnya yang juga tak kalah menarik!


