new year, new skill 🎉
Diskon 75% Untuk Semua Kelas ITBOX!
Hari
Jam
Menit
Detik
NEWYEARBOX
Periode promo 30 Desember - 1 Januari 2026

#include stdio.h: Pengertian, Fungsi dan Sistem Kerjanya

April 2, 2024

fungsi #include stdio.h

#include stdio.h merupakan kode awal yang biasanya digunakan untuk membuat program dengan menggunakan bahasa pemrograman C. Bila ingin bisa membuat kode program dengan bahasa pemrograman C ini, maka sangat perlu memahami fungsi dari kode tersebut. 

Berikut ini kami akan menjelaskan mengenai kode program tersebut dan fungsinya apa saja dalam pembuatan kode bahasa pemrograman C. 

Pengertian

Include stdio.h adalah sebuah kode pada bahasa pemrograman C untuk mengakses library standard input dan output file. Kode tersebut sebenarnya terdapat 2 kode yang menjadi satu yakni include dan juga stdio.h yang menunjukkan fungsi kode tersebut. Kalian harus pahami dulu keduanya untuk bisa mengerti maksud dari kode tersebut tertulis pada bahasa pemrograman C. 

Include sendiri merupakan kode pada bahasa pemrograman C yang digunakan untuk mengakses sebuah file yang diinginkan. Jadi bila kita lihat pada #include stdio.h itu berarti ada kode program untuk meminta komputer mengakses file stdio.h yang merupakan library fungsi pada bahasa pemrograman C. Jadi nantinya komputer akan diminta untuk mengakses setiap data fungsi yang ada pada file library stdio.h ini. 

Sementara stdio.h ini merupakan sebuah file library yang berisi fungsi standar input dan output yang ada pada bahasa pemrograman C. Stdio.h sendiri merupakan singkatan dari standar input dan output, jadi sudah jelas file library itu akan berisi beragam fungsi input dan output yang dibutuhkan pada program. Jadi bisa dibilang #include stdio.h ini merupakan kode untuk membuat input dan output pada sebuah program dengan bahasa pemrograman C. 

Daftar Fungsi Library Stdio.h 

Stdio.h merupakan file library yang isinya adalah built in function yang berisi input dan output seperti misalnya fungsi print atau scan. Kalau di analogikan dalam sebuah komputer maka stdio.h ini adalah gas yang isinya akan bisa dipergunakan untuk membuat program. Ada beberapa fungsi yang terdapat pada stdio.h yang bisa dipergunakan. 

1. Printf() yang fungsinya adalah untuk mencetak sebuah nilai karakter, string, oktal, integer, float, dan heksadesimal ke layar keluaran program. Jadi fungsi ini yang akan mengeluarkan beragam nilai yang ada pada kode program pada layar device yang digunakan oleh program tersebut. 

2. Scanf() memiliki fungsi untuk membaca karakter, string, atau numerik yang dituliskan dari keyboard. Jadi yang kalian tuliskan dengan keyboard pada kode program akan bisa dibaca dengan menggunakan fungsi ini.

3. getc() memiliki fungsi untuk membaca karakter yang ada pada satu file yang sudah ditunjuk pada kode program

4. get() berfungsi menangkap bunyinya bari yang diinput dari keyboard

5. getchar() untuk membaca karakter yang dituliskan dengan menggunakan keyboard

6. Put() untuk menuliskan baris pada layar output

7. Putchar() merupakan fungsi dari kode #include stdio.h untuk menuliskan karakter pada layar output sebuah program

8. clearerr() memiliki fungsi untuk menghapus indikator kesalahan

9. f open() digunakan untuk membuat semua penanganan file akan didefinisikan dalam file header stdio.h 

10. f close() berfungsi untuk menutup file yang sudah dibuka

11. getw() untuk membaca bilangan bulat dari file

12. putw() untuk menuliskan bilangan bulat ke dalam file

13. f getc() untuk membaca karakter dari file

14. putc() untuk menuliskan karakter ke dalam file

15. f get() untuk membaca string dari file satu baru pada satu waktu

16. f putting() untuk menuliskan string ke dalam file

17. f eof() pada #include stdio.h artinya fungsi untuk menemukan akhir dari file

18. f printf() digunakan untuk menuliskan data yang sudah diformat ke dalam file

19. f scanf() digunakan untuk membaca data yang sudah diformat ke dalam file

20. f seek() untuk memindahkan penunjuk file ke lokasi yang diinginkan

21. SEEK_SET digunakan untuk memindahkan penunjuk file ke lokasi awal file

22. SEEK_END digunakan untuk memindahkan penunjuk file ke lokasi akhir file

23. f tell() untuk memberikan informasi posisi penunjuk file saat ini

24. sprint() untuk menulis output yang diformat ke string

25. sscanf() pada kode #include stdio.h digunakan untuk membaca input yang diformat dari sebuah string

26. fflush() digunakan untuk menghapus file 

Sistem Kerja

Untuk bisa memperjelas kode program ini maka kita bisa mempergunakan sistem kerja kompor di mana kode Include itu merupakan knob pada kompor. Stdio.h merupakan gas yang nantinya akan digunakan untuk mengeluarkan api yang mana apinya itu beragam fungsi pada stdio.h. Jadi tanpa penggunaan kode tersebut di awal maka kita tidak bisa menggunakan beragam fungsi mulai dari print sampai scan. 

Bila kalian melihat adanya tambahan kurang dari dan lebih dari pada kode file stdio.h ini maka berarti pencarian file itu akan dimulai pada direktori yang sudah ditentukan. Penggunaannya akan membuat proses kompilasi yang menjadi lebih cepat, karena sistem tidak perlu mencari pada direktori saat ini. Penggunaan dari stdio.h ini tentunya harus merupakan pernyataan sumber C yang valid dan bisa dikompilasi sebagai bagian dalam program. 

Stdio.h merupakan input dan output di mana input itu adalah data yang akan kita masukkan ke dalam program. Sementara untuk output adalah data yang akan dimunculkan pada layar dari program C yang sudah kita buat sebelumnya. Jadi kalau ingin menuliskan Hello World dengan kode #include stdio.h berikut penulisannya. 

#include<stdio.h>

int main()

{ Printf(“Hello World”); Return 0;}

Fungsi Penggunaan

Fungsi include stdio.h tersebut pada dasarnya memang untuk menjadi input dan output pada sebuah program. Tanpa kode tersebut kita tidak akan bisa menginput atau juga menampilkan data yang kita inginkan pada suatu program dengan bahasa pemrograman C. Fungsi yang ada pada library stdio.h ini pun sudah cukup lengkap untuk input dan output beragam tipe data. 

Tapi perlu diingat bahwa kode fungsi yang digunakan pada stdio.h ini harus disesuaikan dengan tipe data yang ingin diinput atau ditampilkan. Seperti misalnya untuk data khusus seperti karakter maka sebaiknya menggunakan fungsi getchar() dibandingkan fungsi umum seperti scanf(). Jadi nantinya program akan bisa berjalan dengan lebih efektif dan juga lebih cepat. 

Kesimpulan

Jadi intinya #include stdio.h adalah sebuah kode fungsi untuk input dan output pada program dengan memanfaatkan library stdio.h. Library ini hanya digunakan untuk bahasa pemrograman C saja, jadi tidak bisa digunakan untuk bahasa pemrograman lain seperti C++ misalnya.

Memahami kode fungsi ini memang sangat penting dalam pembuatan program, karena tanpa ini tidak ada data yang akan ditampilkan dalam program. Bila kalian ingin memahami kode #include stdio.h ini dengan baik, maka perlu untuk mengikuti kursus IT di ITBOX. Selain harganya yang terjangkau materi di ITBOX terbilang lengkap dan juga lebih mudah untuk dipahami.

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill