Google Tag Manager Adalah : Pengertian, Cara Kerja & Penerapan GTM – Google merupakan sebuah perusahaan multinasional yang berasal dari Amerika Serikat dan sudah berdiri sejak tahun 1998. Berbagai fitur selalu dikembangkan karena bertujuan untuk memberikan pelayanan yang maksimal, salah satu fitur yang saat ini bisa Anda gunakan adalah Google Tag Manager. Tidak heran jika saat ini Google menjadi mesin pencarian nomor satu yang digunakan oleh pengguna internet di seluruh dunia.
Sudah pernahkah Anda mendengar produk dari Google yang satu ini atau sudah pernahkah Anda mencobanya? Jika belum maka artikel ini wajib Anda baca karena akan menjelaskan seluruh informasi yang berkaitan dengan produk Google yang satu ini.
Daftar Isi Artikel
ToggleGoogle Tag Manager Adalah
Apa Itu Google Tag Manager?

Google Tag Manager adalah sebuah sistem pengelolaan tag dari Google yang memungkinkan Anda untuk memperbarui kode pelacak atau fragmen kode terkait dengan cepat dan mudah. Jadi sistem ini akan melacak secara keseluruhan kode yang dikenal sebagai tag pada sebuah situs ataupun aplikasi seluler Anda.
Sekilas tentang cara kerjanya, jadi setelah Anda memasang segmen kecil kode dari tag manager ini di sebuah project maka Anda bisa dengan aman dan mudah untuk menerapkan konfigurasi tag analitik serta melakukan pengukuran dari interface pengguna dengan basis web. Sebelum menginstallnya perhatikan hal-hal berikut ini yang bisa menjadi bahan pertimbangan untuk Anda.
Hal-Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Menginstall

– Pengelolaan akun
Seperti yang diketahui layanan dan fitur yang diberikan oleh Google memungkinkan untuk digunakan secara bersama. Jadi produk atau layanan dari Google ini tidak hanya menyediakan untuk individu saja namun dapat digunakan untuk perusahaan atau kelas yang bisa digunakan tim secara bersamaan.
Oleh karena itu pada penggunaan Google Tag Manager ini, Anda perlu memahami terlebih dahulu bagaimana cara pengelolaan akun dengan benar. Hal ini bertujuan agar bisa dilakukan dengan baik meskipun dikelola dalam waktu jangka panjang. Jadi yang pertama Anda harus menentukan kepemilikan dari akun tag manager.
Anda harus menyiapkan strategi terlebih dahulu seperti bagaimana jika salah satu anggota keluar dari perusahaan. Hal ini bertujuan agar menghindari kredensial akun tag manager berhenti karena Anda tentunya harus mempertahankan akses menuju ke tag manager yang Anda miliki bukan?
– Beberapa domain web
Selanjutnya hal penting yang harus dilakukan ketika membuat akun Google Tag Manager adalah dengan menyiapkan beberapa domain web. Ada baiknya untuk menyiapkan 1 penampung setiap domain web tetapi jika pengalaman pengguna ataupun tag pada sebuah situs terdiri dari lebih dari 1 domain maka siapkan 1 penampung yang bisa melayani seluruh domain yang terlibat.
Pertimbangan lainnya yang perlu diperhatikan yaitu konfigurasi tidak bisa dibagikan dengan mudah ke seluruh penampung tanpa adanya ekspor ataupun impor penampung maupun dengan API. Jika tag ataupun logika pengaktifan sama pada semua domain maka gunakan satu penampung.
Selain itu ketika seseorang menyebarluaskan penampung maka semua perubahan yang terjadi akan aktif begitu juga dengan domain. Jadi Anda perlu menggunakan penampung yang berbeda pada setiap domain agar ketika terjadi perubahan sat domain tidak akan mempengaruhi domain lainnya.
– Pertimbangkan tag yang akan digunakan
Pertimbangan yang terakhir, Anda perlu menentukan tag ataupun lokasi penerapan yang akan digunakan. Dalam penerapan Tag Manager Google dimulai dari strategi analytics serta rencana penerapan tag. Caranya yaitu mengidentifikasi seluruh tag yang sudah diterapkan pada sebuah aplikasi atau situs yang dimiliki.
Jika ternyata project baru maka Anda bisa mengidentifikasi jenis tag yang diperlukan. Jika seluruh tag sudah diaktifkan ketika halaman dimuat serta setiap halaman mempunyai URL yang unik maka penerapan penampung dasar dinilai cukup.
Nah namun jika skenario pengaktifan tagnya lebih rumit maka ada baiknya jika Anda menerapkan implementasi penampung yang sesuai.
Cara Membuat Akun ataupun Penampung Baru
Berikut ini adalah Google Tag Manager tutorial yang bisa Anda ikuti untuk membuat akun ataupun penampung yang baru. Jadi ketika Anda membuat akun baru, hal yang perlu Anda lakukan adalah mengikuti prosedur untuk menyiapkan penampung baru berikut ini.
– Klik tab akun
Pertama Anda bisa menuju ke Google Tag Manager lalu klik tab akun. Ketika sudah di klik Anda bisa memilih opsi buat akun.
– Tulis nama
Selanjutnya Anda bisa memasukkan nama akun beserta negara yang dipilih untuk akun tersebut. Tidak hanya nama akun saja, Anda juga perlu memasukkan nama penampung yang deskriptif setelah itu pilih jenis penampungnya.
– Klik buat
Jika semuanya sudah dilengkapi maka untuk membuat penampung Anda bisa mengklik buat serta menyetujui persyaratan layanan. Hasilnya ketika Anda membuat penampung baru untuk pertama kalinya, Anda akan ditampilkan dialog yang berbeda tergantung jenis penampung yang Anda pilih. Contohnya ketika Anda memilih jenis penampung web dan amp maka Anda akan menerima petikan dari kode penginstallan yang akan digunakan pada situs.
Nah namun jika jenis penampung yang dipilih adalah android atau iOS maka Anda juga akan menerima sesuatu namun berupa link yang akan menghubungkan Anda ke dokumentasi developer. Terakhir jika jenis penampung yang dipilih yaitu seryer maka Anda bisa memilih dalam menyediakan server ingin secara otomatis atau manual.
– Jika sudah dipilih dan mengikuti langkah tersebut selanjutnya klik OK
Jika sudah Anda bisa klik oke untuk menginstall penampung ataupun melanjutkan penginstalan di waktu lainnya. Informasi selanjutnya yaitu Google Tag Manager login, caranya setelah proses pembuatan akun dan proses penginstallan selesai nantinya Anda akan mendapatkan ID Google Tag Manager, nah lewat ID inilah Anda bisa melakukan proses log in.
Perlu diketahui juga bahwa proses log in ini bisa dilakukan melalui WordPress ya. Jadi pertama Anda bisa membuka WordPress terlebih dahulu setelah itu log in menggunakan email beserta password yang dimiliki.
Setelah klik plugin, Anda bisa memilih plugin Google Tag Manager dan klik install untuk web tersebut. Anda tidak perlu khawatir karena proses installasi pada web sangat cepat bukan seperti proses instalasi pada sebuah perangkat. Hanya dalam hitungan detik tag manager akan terinstall dan bisa langsung diaktifkan.
Kemudian Anda bisa mempaste ID tag manager dan aktifkan codeless injection yang ada di pilihan container code placement. Setelah itu klik simpan perubahan lalu klik pratinjau untuk mengetahui apakah tag manager sudah terpasang atau belum. Jika memang belum muncul maka Anda bisa mengulangi langkah tadi dari awal sampai tag manager bisa muncul.


