Sebagai salah satu istilah penting dalam dunia teknologi, CLI adalah program antarmuka yang dapat memberikan instruksi bagi perangkat komputer. Meskipun saat ini sudah cukup jarang digunakan, perannya sangat penting dalam perkembangan program komputer.
Daftar Isi Artikel
ToggleDefinisi CLI
CLI atau yang juga disebut sebagai command line interface merupakan user interface berbasis teks yang berfungsi untuk melakukan interaksi dan pengelolaan file melalui aplikasi atau sistem operasi. Sesuai namanya, program ini menawarkan antarmuka untuk menjalankan perintah.
Program ini diperkenalkan pertama kali pada tahun 1960-an di saat teknologi komputer belum semaju saat ini. Di tahun-tahun tersebut, perangkat komputer hanya dapat menampilkan informasi teks menggunakan keyboard sebagai alat input.
Di sinilah, peran CLI sangat penting. Pasalnya, CLI adalah program yang dapat menampilkan perintah sedemikian rupa supaya pengguna dapat berkomunikasi dengan perangkat komputer tersebut. Adapun output yang dihasilkan dapat berupa tindakan atau informasi berupa teks.
Dengan demikian, sistem kerjanya diawali dari sistem komputer yang menggunakan CLI yang kemudian akan terbuka pada layar kosong dengan prompt perintah. Pengguna tinggal memasukkan perintah yang diinginkan sehingga nantinya perangkat akan mengeksekusinya.
Adapun kepanjangan dari CLI adalah command-line interface di mana perintah yang dituliskan tersebut jika berhasil ‘terpanggil’ akan membuat aplikasi atau teks dapat dijalankan. Meskipun terlihat sederhana, CLI dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang sangat penting.
Kelebihan dan Kekurangan CLI
Meskipun pengguna CLI sudah berkurang, namun bukan berarti program ini dilupakan begitu saja. Tidak ketinggalan dengan program lain yang dinilai masih modern, CLI juga memiliki kelebihan tersendiri beserta dengan kekurangannya.
Kelebihan CLI
Pada dasarnya, CLI adalah salah satu program lama yang digunakan dalam berbagai komputer. Secara umum, tampilannya memang cenderung sederhana dengan beberapa keunggulan sebagai berikut:
1. Presisi yang lebih tinggi
CLI dianggap memiliki tingkat presisi yang lebih tinggi dibandingkan versi modern-nya GUI. Adanya tingkat presisi yang cukup tinggi tentu akan membuat pengguna tidak lagi merasa kebingungan bilamana programnya tidak dapat dijalankan secara optimal.
Lantas, mengapa command line interface memiliki tingkat presisi yang tinggi? Salah satunya karena adanya perintah khusus yang digunakan untuk menargetkan suatu tujuan dengan mudah. Selama penulisan perintah benar, program akan bekerja dengan maksimal.
2. Hemat sumber daya
Penggunaan CLI juga dinilai minim sumber daya, terlebih dengan CLI yang merupakan program berbasis teks. Program ini memang cenderung membutuhkan sedikit sumber daya pada komputer sehingga sangat ringan untuk digunakan.
Berbeda dengan program berbasis grafis, CLI adalah program yang terbilang sederhana. Oleh karena itu, Anda bahkan tidak perlu menggunakan komputer dengan spesifikasi yang tinggi untuk menginstal dan menjalankan program tersebut.
3. Mampu menjalankan tugas berulang
Program berbasis grafis seperti GUI memang sudah banyak digunakan selama bertahun-tahun. Sayangnya, sistem operasi tersebut kurang dapat digunakan untuk melakukan semua tugas secara berulang dengan berbagai menu dan tombol yang disediakan.
Oleh karena itu, CLI adalah program yang tepat untuk menjalankan berbagai perintah yang berulang. Misalnya untuk menangani ratusan file yang tersedia, Anda cukup menggunakan satu perintah CLI sehingga pengelolaan file lebih cepat diselesaikan.
4. Canggih dan powerful
Meskipun bukan merupakan program yang baru, namun CLI terbilang canggih saat digunakan. Program ini memungkinkan Anda memegang kendali penuh atas sistem yang dipakai. Jika Anda kurang menyukai suatu sistem, tidak masalah jika Anda mengubah beberapa bagiannya.
Sebagai contoh saat Anda akan menjalankan metode PSD to HTML yang digunakan dalam mengembangkan suatu situs website. Pengubahan tersebut melibatkan coding sehingga Anda perlu memastikan kode yang digunakan untuk konversi rapi dan tepat.
Kekurangan CLI
Meskipun command line interface adalah program yang mempunyai berbagai keunggulan, namun CLI juga tidak luput dari sejumlah kekurangan. Adapun kekurangan yang dimiliki oleh CLI dan seringkali dikeluhkan yakni sebagai berikut:
1. Risiko hilangnya file
Hilangnya file bisa menjadi salah satu risiko yang seringkali dialami oleh para pengguna CLI. Hal ini dapat terjadi apabila saat menuliskan perintah dengan menambahkan lokasi file atau folder malah mengalami kesalahan.
Hal ini tentu wajar mengingat CLI adalah program berbasis perintah teks. Dengan begitu, kalau Anda salah menuliskan perintah pemindahan, akan sangat mungkin file berpindah ke lokasi yang tidak diketahui bahkan terhapus secara otomatis.
2. Tampilan yang kurang menarik
Kekurangan lain dari CLI yakni tampilannya yang kurang menarik jika dibandingkan dengan program lainnya. Bagaimana tidak, tampilan CLI lebih banyak menggunakan background hitam dengan teks berwarna putih. Penggunaan font juga tidak berubah sejak pertama kali CLI ada.
Sebagai program yang sederhana, CLI adalah kepanjangan dari Command Line Interface ini mungkin akan sedikit membingungkan. Akan tetapi, Anda dapat mempelajari dan mengoperasikannya secara maksimal, baik dengan cara otodidak maupun melalui kursus.
3. Pengguna harus ekstra hati-hati
Penggunaan CLI memang harus dilakukan secara hati-hati. Pasalnya, kesalahan input perintah sangat mungkin membuat hal-hal fatal terjadi. Terlebih, CLI tidak akan banyak menampilkan question box sehingga semua perintah akan otomatis dijalankan.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami berbagai perintah yang akan dijalankan. Jangan sampai Anda salah ketik perintah agar program tidak error dan mengalami kendala. Dengan demikian, pastikan kembali penulisan perintah sebelum Anda mengeksekusinya.
Contoh dan Pengaplikasian CLI
Meskipun sudah cukup lama dibuat, namun nyatanya penggunaan dan contoh command line interface masih eksis sampai saat ini. Berbagai program modern bahkan masih banyak yang menggunakan CLI untuk berbagai kebutuhan. Berikut contoh pengaplikasian CLI saat ini:
1. Windows MS-DOS (CMD)
Saat ini, sistem operasi Windows memang lebih banyak menggunakan program berbasis GUI. Meski demikian, CLI telah lebih dahulu diimplementasikan oleh Windows sejak lama. Salah satunya yang masih eksis yakni MS-DOS atau CMD (Command Prompt).
Fitur ini bahkan selalu ada di semua sistem operasi Windows. Fungsinya juga cukup beragam, termasuk apabila mengalami kendala dalam pengoperasian Windows atau berbagai kebutuhan lain. Anda tinggal mencari kata kunci “cmd” pada menu pencarian untuk mendapatkannya.
2. Linux
Salah satu sistem operasi yang menggunakan command line interface adalah Linux, suatu sistem operasi open source yang banyak digunakan untuk urusan pengelolaan server dan jaringan administrasi.
Tampilan antarmuka yang berbasis perintah merupakan salah satu ciri khas dari Linux. Dengan fungsinya yang cukup penting, tidak mengherankan jika CLI masih sering digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Demikian beberapa hal mengenai CLI yang perlu dipahami oleh Anda yang ingin mengembangkan perangkat lunak. Selain itu, CLI adalah program yang wajib dikuasai untuk pengembangan web sehingga kinerjanya menjadi semakin optimal.
Ingin menguasai skill di bidang perangkat lunak dan pengembangan web? ITBOX jawabannya! Di sini, Anda tidak hanya dapat belajar secara fleksibel, namun juga terstruktur dan up-to-date. Tersedia juga pilihan program career path untuk Anda yang menginginkan profesi impian!


