Cara Mudah Membuat Grafik di Microsoft Excel untuk Pemula

January 9, 2025

membuat grafik di excel

Membuat grafik di Microsoft Excel kini lebih gampang dari yang kamu kira! Dengan fitur bawaan seperti menu bar dan alat praktis lainnya, kamu bisa bikin grafik dengan mudah untuk menampilkan data secara visual.

Artikel ini akan membahas langkah-langkah sederhana untuk membuat berbagai jenis grafik, seperti grafik batang, grafik garis, hingga diagram berbentuk kue, lengkap dengan tips praktis. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Baca Juga: Kenali Fitur-Fitur Microsoft Excel yang Wajib Dikuasai Pemula

Apa Itu Grafik di Excel?

Grafik di Excel adalah alat visual untuk menampilkan data dalam bentuk menarik secara berkelanjutan yang membantu kamu memahami hubungan antara sumbu vertikal dan nilainya dengan sumbu horizontal.

Grafik ini menunjukkan area untuk berbagai keperluan, seperti laporan bisnis, presentasi, atau analisis data yang akan disajikan dapat otomatis akan muncul.

Berbeda dengan diagram berbentuk flowchart, grafik di Excel juga menyediakan menyajikan data terbaru dalam format seperti batang, garis, lingkaran, atau scatter

Jenis-Jenis Grafik di Microsoft Excel

Microsoft Excel menyediakan berbagai jenis grafik yang dapat disesuaikan dengan bentuk data kamu:

  1. Bar Chart (Grafik Batang): Cocok untuk kategori data berkelanjutan. Grafik yang berbentuk bar ini membantu menampilkan perbandingan antar nilai di sepanjang sumbu horizontal.
  2. Line Chart (Grafik Garis): Grafik ini efektif untuk menyajikan data secara berkelanjutan, seperti tren penjualan selama setahun.
  3. Pie Chart (Diagram Berbentuk Kue): Grafiknya berguna untuk menunjukkan proporsi data atau persentase, misalnya pembagian anggaran proyek.
  4. Scatter Chart: Digunakan untuk menganalisis hubungan antara dua variabel elemen yang ingin dimasukkan, seperti harga dan jumlah penjualan.
  5. Bubble Chart: Merupakan pengembangan dari scatter chart yang menambahkan dimensi ekstra untuk menggambarkan kombinasi antara dua kumpulan data.

Setiap grafik memiliki keunikan. Pilihlah jenis grafik yang paling sesuai dengan datamu dan tujuan presentasi.

Langkah-Langkah Membuat Grafik di Microsoft Excel untuk Pemula

Berikut adalah tutorial cara membuat grafik di Microsoft Excel secara sederhana yang cocok untuk pemula:

  1. Cara Membuat Grafik di Excel Secara Otomatis

    Dengan fitur recommended charts, kamu tidak perlu bingung memilih jenis grafik yang sesuai karena Excel secara otomatis merekomendasikan grafik berdasarkan bentuk data yang telah kamu pilih. Berikut langkah-langkahnya:
    1. Memilih data: blok atau sorot kumpulan data yang ingin kamu visualisasikan. Misalnya, jika data kamu terdiri dari dua kolom, seperti bulan dan total penjualan, pastikan kedua kolom tersebut sudah dipilih.
    2. Buka menu bar, lalu klik Insert > recommended charts. Excel akan menampilkan beberapa jenis grafik yang cocok untuk menampilkan data tersebut.
    3. Pilih salah satu grafik yang menurutmu paling sesuai.
    4. Setelah grafik muncul, kamu bisa mulai menyesuaikan elemen untuk mengubah gaya, gunakan alat kuas pada bagian samping grafik.
    5. Jika diperlukan, klik kursor pada bagian sudut grafik untuk mengubah ukuran grafik agar pas dengan tata letak worksheet kamu.
  2. Keunggulan metode ini adalah kecepatannya. Kamu bisa langsung mendapatkan grafik yang rapi tanpa perlu pengaturan tambahan yang rumit.
  3. Cara Membuat Grafik di Excel dengan 2 Variabel


    Jika kamu memiliki dua kumpulan data, seperti waktu dan penjualan, grafik dua variabel adalah cara ideal untuk menampilkan perbandingan atau melihat tren data. Berikut langkah-langkahnya:
    1. Pilih dua kolom data: Misalnya, kolom pertama adalah waktu (bulan), dan kolom kedua adalah total penjualan. Pastikan data sudah terstruktur dengan rapi tanpa ada baris kosong.
    2. Klik Insert di menu bar, lalu pilih jenis grafik yang sesuai. Untuk data waktu dan penjualan, grafik garis atau grafik batang adalah pilihan terbaik.
    3. Setelah grafik muncul, tambahkan elemen seperti judul. Pastikan labelnya mudah dipahami, seperti “Waktu” untuk sumbu horizontal dan “Penjualan” untuk sumbu vertikal dan nilainya.
    4. Gunakan fitur warna dan pola untuk membedakan kategori data atau membuat grafik lebih menarik. Misalnya, gunakan warna biru untuk data waktu dan warna hijau untuk data penjualan.
    5. Jika perlu, tambahkan gridlines untuk memperjelas nilainya di sepanjang sumbu horizontal atau vertikal.
  4. Cara Membuat Grafik di Excel dengan 3 Variabel


    Grafik tiga variabel berguna untuk menampilkan kombinasi antara dua kumpulan data yang dipengaruhi oleh faktor ketiga, seperti waktu, penjualan, dan wilayah. Berikut adalah cara membuatnya:
    1. Siapkan tiga kolom data: Pastikan kolom pertama berisi kategori utama (misalnya, waktu), kolom kedua berisi data numerik (penjualan), dan kolom ketiga berisi subkategori (wilayah).
    2. Pilih semua data dengan cara memblok seluruh kolom terkait.
    3. Klik Insert di menu bar, lalu pilih grafik seperti clustered column atau stacked column. Grafik ini cocok untuk membandingkan nilai berdasarkan subkategori.
    4. Tambahkan elemen seperti judul grafik dan label pada kedua sumbu. Kamu juga bisa menggunakan kuas pada bagian samping grafik untuk menyesuaikan gaya atau menambahkan warna yang membedakan tiap wilayah.
    5. Jika grafik terlihat terlalu penuh, kamu dapat menambah atau mengurangi elemen seperti legend atau gridlines untuk memperjelas informasi.
  5. Grafik ini membantu kamu menyajikan data terbaru dengan cara yang lebih kompleks namun tetap mudah dipahami.
  6. Cara Membuat Grafik di Excel dengan Banyak Data

    Untuk data yang besar dan kompleks, grafik interaktif adalah solusi yang tepat. Dengan fitur PivotChart, kamu bisa membuat grafik yang tidak hanya menarik tetapi juga memudahkan analisis. Berikut caranya:
    1. Pilih seluruh data di worksheet, termasuk header kolom yang akan menjadi kategori data.
    2. Klik Insert > PivotChart. Excel akan membuka jendela untuk mengatur grafik berdasarkan kategori dan nilai.
    3. Atur elemen PivotChart dengan menyeret kategori (seperti wilayah, waktu, atau produk) ke dalam rows, dan nilai numerik (seperti penjualan atau keuntungan) ke dalam values.
    4. Pilih jenis grafik yang sesuai, seperti grafik batang, grafik garis, atau bahkan bubble chart untuk menampilkan lebih dari dua dimensi data.
    5. Gunakan filter dinamis untuk menampilkan data secara berkelanjutan, misalnya dengan memfilter wilayah atau rentang waktu tertentu.
  7. Keunggulan PivotChart adalah fleksibilitasnya. Kamu bisa dengan mudah mengedit grafik dengan mudah, mengganti data, atau mengatur ulang elemen untuk memenuhi kebutuhan analisis.

Tips Memaksimalkan Grafik di Excel

Agar grafik yang kamu buat terlihat lebih menarik, informatif, dan profesional, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan.

Tips ini tidak hanya mempermudah pengeditan, tetapi juga membantu kamu menyesuaikan grafik agar sesuai dengan kebutuhan presentasi atau analisis data.

1. Mengubah Bentuk Grafik

Jika grafik awal yang dipilih tidak cukup mewakili bentuk data yang ingin kamu sajikan, jangan ragu untuk menggantinya.

Kamu bisa mengklik grafik, lalu pilih change chart type di menu bar. Kamu bisa mencoba berbagai tampilan grafik hingga menemukan grafik untuk menyajikan informasi.

Jangan lupa untuk mempertimbangkan audiens dan tujuan penggunaan grafik agar data lebih mudah dipahami.

2. Menambahkan Judul dan Label

Judul dan label sangat penting untuk membantu audiens memahami isi grafik. Klik pada sumbu horizontal atau sumbu vertikal, lalu tambahkan label yang relevan, seperti “waktu” atau “penjualan”.

Selain itu, tambahkan chart title yang deskriptif agar pembaca tahu secara langsung  bagian-bagian yang dapat membuat grafik kamu menjadi lebih detail. 

3. Mengubah Data dan Mengedit Grafik dengan Mudah

Ketika ingin melakukan penyesuaian, gunakan kursor untuk memilih grafik dan mengubah tampilannya agar sesuai dengan tata letak worksheet.

Selain itu, jika kamu ingin menonjolkan informasi tertentu, manfaatkan alat kuas pada bagian samping grafik untuk mengubah warna, pola, atau gaya grafik.

Kamu juga bisa menambah atau mengurangi elemen, seperti legend, gridlines, atau data labels, sesuai kebutuhan.

Fitur ini memungkinkan kamu untuk melakukan pengeditan dengan cepat tanpa mengorbankan kejelasan grafik.

4. Menampilkan Data dengan Google Spreadsheet

Jika kamu tidak memiliki akses ke Microsoft Excel, Google Spreadsheet adalah alternatif yang bisa kamu gunakan untuk bikin grafik.

Prosesnya hampir sama, dengan langkah-langkah sederhana seperti memilih data, memasukkan grafik atau diagram pada excel melalui menu Insert, dan menyesuaikan elemen grafik.

Meskipun beberapa fitur canggih seperti PivotChart mungkin tidak tersedia, Google Spreadsheet tetap cukup untuk membuat grafik yang informatif dan menarik.

Baca Juga:Cara Membuat Diagram di Excel dengan Mudah

Grafik di Excel untuk Mempermudah Proses Analisis Data

Menggunakan grafik atau diagram di Microsoft Excel adalah langkah cerdas untuk menyajikan tampilan nilai pada grafik dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami.

Pembuatan grafik membantu kamu menampilkan perbandingan data pemasukan, menganalisis hubungan antar variabel, atau sekadar mengubah nama atau judul.

Jadi, jangan ragu untuk mulai bereksperimen dengan berbagai jenis grafik, mulai garis, batang dengan bentuk 3D, hingga diagram berbentuk kue untuk penyajian data lebih sederhana yang sudah dijelaskan.

Jika kamu ingin meningkatkan kemampuan Excel lebih jauh, bergabunglah di kursus Excel online dari IT BOX. Dengan panduan lengkap dan materi interaktif, kamu akan semakin percaya diri mengolah datamu menjadi grafik yang profesional.

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill