Angpao Imlek ITBOX
Diskon 75% Cuma 3 Hari!
Periode: 16-18 Februari 2026
Hari
Jam
Menit
Detik
ANGPAOBOX
Periode promo 30 Desember - 1 Januari 2026

Mengenal Network Packet: Dasar, Struktur, dan Keamanannya

August 1, 2024

Network Packet

Sobat Digital, apabila kamu ingin mengenali bagaimana informasi bergerak dari satu titik ke titik lain dalam sebuah jaringan, maka kamu perlu memahami apa itu network packet. 

Sebagai unit data yang dikirim melalui jaringan, network packet berperan penting dalam komunikasi digital, memastikan bahwa informasi dapat berpindah dari satu titik ke titik lain dengan cara yang teratur dan aman. 

Tapi, seiring meningkatnya ketergantungan pada komunikasi digital, maka keamanan network packet semakin diperlukan. Karena itu, mari pahami dasar-dasar network packet, struktur komponennya, hingga metode keamanan yang diterapkan untuk memastikan komunikasi tetap efisien, aman, dan terlindungi dari berbagai ancaman yang mungkin terjadi.

Definisi Network Packet

Network packet adalah unit kecil data yang dikemas dan dikirim melalui jaringan komputer. Packet ini merupakan bagian dari pesan yang lebih besar, yang dipecah menjadi beberapa bagian untuk efisiensi dan keandalan transmisi.

Setiap packet berisi dua komponen utama, yakni header dan payload. Header mencakup informasi kontrol, seperti alamat sumber dan tujuan, serta nomor urut, sementara payload berisi data sebenarnya yang dikirimkan.

Setelah mencapai tujuan, semua packet diatur ulang menjadi pesan lengkap seperti aslinya. Proses ini memungkinkan data dikirim dengan cepat dan andal, bahkan dalam kondisi jaringan yang beragam.

Baca Juga : Hal Dasar Yang Wajib Diketahui Sebelum Belajar Networking

Struktur Network Packet

Struktur paket jaringan mengacu pada format data yang digunakan untuk mengemas informasi yang dikirim melalui jaringan komputer. Paket jaringan ini dapat bervariasi tergantung pada protokol yang digunakan, tapi umumnya, struktur paket jaringan mencakup beberapa bagian utama, yakni:

  1. Header

Header adalah bagian pertama dari network packet yang berisi informasi kontrol penting untuk mengarahkan dan mengelola data. Informasi ini mencakup alamat sumber dan tujuan, nomor urut, protokol yang digunakan, dan kontrol error.

Header memungkinkan packet mencapai tujuannya dengan benar dan memastikan data tersebut dapat dirakit ulang dengan tepat setelah diterima.

  1. Payload

Payload adalah bagian dari paket yang berisi data aktual atau informasi yang akan dikirim melalui jaringan. Payload ini dapat berupa teks, gambar, audio, atau jenis data lainnya yang ingin dikirimkan. 

Payload diapit oleh header di bagian depan dan footer di bagian belakang, dan ukurannya bisa bervariasi tergantung pada jenis data dan protokol yang digunakan.

  1. Footer (Trailer)

Footer, juga dikenal sebagai trailer, adalah bagian akhir dari packet yang sering digunakan untuk kontrol error.

Footer ini mencakup informasi yang memungkinkan penerima packet memverifikasi bahwa data yang diterima tidak rusak selama transmisi.

Dengan adanya footer, integritas data dapat dijaga dan packet yang rusak bisa dikenali dan ditangani dengan tepat.

Proses Pengiriman Network Packet

Proses pengiriman network packet pada jaringan komputer adalah serangkaian langkah yang memungkinkan data untuk dikirim dari satu perangkat ke perangkat lain.

Proses pengiriman network packet melibatkan beberapa lapis model referensi OSI (Open Systems Interconnection) dan TCP/IP. Langkah-langkah pengiriman paket jaringan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Aplikasi

Proses pengiriman data dimulai di lapisan aplikasi (Layer 7) di mana aplikasi pengguna, seperti web browser atau email client, menghasilkan data yang perlu dikirim.

2. Enkapsulasi Data

Data dari aplikasi tersebut kemudian dienkapsulasi oleh protokol lapisan aplikasi, seperti HTTP, SMTP, atau FTP. Protokol ini menambahkan header yang mengandung informasi yang diperlukan untuk pengiriman data.

3. Lapisan Transport

Di lapisan transport (Layer 4), data dari lapisan aplikasi dibagi menjadi segmen-segmen oleh protokol transport, seperti TCP atau UDP. TCP menambahkan header yang berisi informasi seperti nomor port sumber dan tujuan, serta nomor urut untuk memastikan data diterima dalam urutan yang benar.

4. Lapisan Jaringan

Segmen dari lapisan transport kemudian diteruskan ke lapisan jaringan (Layer 3), di mana protokol seperti IP (Internet Protocol) menambahkan header yang berisi alamat IP sumber dan tujuan yang memungkinkan paket untuk diarahkan melalui jaringan ke tujuan yang benar.

5. Lapisan Data Link

Paket dari lapisan jaringan diteruskan ke lapisan data link (Layer 2), di mana protokol seperti Ethernet menambahkan header dan trailer yang berisi informasi seperti alamat MAC (Media Access Control) sumber dan tujuan, serta informasi deteksi kesalahan.

6. Lapisan Fisik

Pada lapisan fisik (Layer 1), frame dari lapisan data link diubah menjadi sinyal listrik, gelombang radio, atau sinyal optik dan dikirim melalui media fisik, seperti kabel Ethernet atau sinyal nirkabel.

7. Pengiriman Melalui Jaringan

Paket melewati berbagai perangkat jaringan seperti switch dan router. Switch bekerja pada lapisan data link, mengirimkan frame berdasarkan alamat MAC tujuan. Router bekerja pada lapisan jaringan, mengirimkan paket berdasarkan alamat IP tujuan.

8. De-enkapsulasi di Penerima

Ketika paket mencapai perangkat tujuan, proses de-enkapsulasi dimulai. Lapisan fisik menerima sinyal dan mengubahnya kembali menjadi frame. Lapisan data link memeriksa frame untuk kesalahan dan kemudian mengirimkan data ke lapisan jaringan.

9. Lapisan Jaringan ke Aplikasi

Paket dari lapisan jaringan diteruskan ke lapisan transport, di mana segmen-segmen disusun kembali menjadi data yang utuh. Data ini kemudian diteruskan ke lapisan aplikasi, di mana aplikasi penerima dapat mengakses dan memproses data tersebut.

Baca Juga : Apa itu Protokol Jaringan? Fungsi, Jenis, Cara Kerjanya

Protokol yang Menggunakan Network Packet

Sebagai unit data yang ditransfer melalui jaringan komputer, network packet memiliki beberapa protokol untuk menggunakannya, yaitu: 

1. TCP/IP

TCP (Transmission Control Protocol) adalah protokol yang bertanggung jawab untuk memastikan pengiriman data yang andal dan berurutan. TCP membagi data menjadi segmen-segmen, menambahkan header yang berisi informasi kontrol, dan mengelola pengiriman serta penerimaan segmen-segmen tersebut.

TCP menyediakan mekanisme koreksi kesalahan dan memastikan bahwa data yang hilang atau rusak dapat dikirim ulang.

SedaIP (Internet Protocol): IP bertanggung jawab untuk pengalamatan dan pengiriman paket data dari sumber ke tujuan. IP menambahkan header yang berisi alamat IP sumber dan tujuan, serta informasi lain yang diperlukan untuk routing paket melalui jaringan.

2. UDP

UDP merupakan protokol transport yang lebih sederhana dibandingkan TCP. UDP mengirimkan data dalam unit yang disebut datagram tanpa melakukan koneksi sebelumnya dan tanpa jaminan pengiriman atau urutan yang benar.

Karena tidak ada mekanisme koreksi kesalahan, UDP lebih cepat dan lebih efisien untuk aplikasi yang membutuhkan latensi rendah, seperti streaming video atau suara, serta permainan online.

3. ICMP

ICMP digunakan untuk mengirim pesan kontrol dan kesalahan antara perangkat jaringan. ICMP sering digunakan oleh utilitas jaringan seperti ping dan traceroute untuk mendeteksi masalah jaringan dan mengukur kinerja jaringan.

ICMP menambahkan pesan kontrol ke dalam paket IP untuk memberikan informasi tentang status jaringan.

4. HTTP

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang digunakan sebagai dasar untuk pertukaran informasi di World Wide Web. Protokol ini memungkinkan transfer data seperti halaman web, gambar, video, dan file lainnya antara server dan klien, seperti browser web.

Setiap kali kamu mengakses situs web, permintaan HTTP dikirim dari browser kamu ke server yang menghosting situs tersebut.

Server kemudian merespons dengan mengirimkan kembali halaman web dalam bentuk paket data, yang kemudian diproses oleh browser dan ditampilkan kepada pengguna.

Baca Juga : CCNA (Cisco Certification Network Associate): Pengertian dan Pentingnya

Keamanan Network Packet

Keamanan network packet merupakan aspek penting dalam pengelolaan jaringan komputer untuk memastikan integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan data.

Beberapa teknik dan protokol digunakan untuk melindungi network packet dari berbagai ancaman, seperti penyadapan, pemalsuan, dan serangan siber. Salah satu metode utama adalah enkripsi data, yang melibatkan protokol seperti SSL/TLS dan IPsec untuk mengenkripsi paket sehingga hanya pihak yang berwenang dapat membacanya.

Selain itu, autentikasi dan otorisasi memastikan bahwa hanya pengguna yang sah dapat mengakses jaringan, menggunakan protokol seperti Kerberos, RADIUS, dan TACACS+.

Firewall pun membantu memantau dan mengontrol lalu lintas jaringan berdasarkan aturan keamanan, sementara sistem Intrusion Detection and Prevention Systems (IDPS) mendeteksi dan mencegah aktivitas mencurigakan.

Dengan teknik-teknik ini, organisasi dapat menjaga keamanan komunikasi jaringan, melindungi data dari ancaman, dan memastikan operasi jaringan yang andal dan aman.

Belajar Cyber Security Lebih Lanjut di ITBOX!

Dalam kesimpulannya, keamanan network packet merupakan bagian penting dalam menjaga integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan data dalam jaringan komputer. Berbagai teknik dan protokol ini berkontribusi untuk melindungi data dari ancaman siber. 

Bagi kamu yang tertarik untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam bidang ini, maka mempelajari CCNA (Cisco Certified Network Associate) atau Cyber Security adalah langkah yang tepat. 

Di ITBOX, kamu akan mendapatkan video learning kualitas HD yang bisa kamu ikuti dimanapun dan kapanpun dengan akses seumur hidup. 

Sebagai tempat pelatihan IT dengan skema online, kursus di ITBOX bisa mengupgrade skill kamu step by step dari dasar hingga mahir dalam CCNA dan Cyber Security sehingga memberikan kamu kemampuan untuk menjadi ahli dalam menjaga keamanan jaringan.

Segera daftar di ITBOX, dan tingkatkan keahlian kamu dalam dunia keamanan siber!

Share Artikel
Shopping cart0
There are no products in the cart!
Continue shopping

Level

Course Level

Category

Skill