Mengamankan jaringan komputer merupakan prioritas utama di era digital, di mana ancaman cyber terus berkembang. Salah satu solusi untuk melindungi data dan infrastruktur adalah menggunakan Intrusion Prevention System (IPS).
Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu IPS, cara kerjanya, serta bagaimana teknologi ini berkontribusi pada keamanan jaringan komputer yang lebih robust dan handal.
Baca lebih lanjut untuk menemukan informasi yang lebih banyak!
Daftar Isi Artikel
ToggleApa itu Intrusion Prevention System?
Intrusion Prevention System (IPS) adalah metode pengamanan jaringan yang dapat berupa perangkat lunak atau perangkat keras.
IPS berfungsi untuk memonitor aktivitas yang mencurigakan atau intrusion pada jaringan komputer dan langsung bereaksi untuk mencegah aktivitas tersebut.
Baca Juga : Latency Adalah : Faktor yang Mempengaruhi & Cara Mengatasinya
Perbedaan Intrusion Prevention System dengan Intrusion Detection System
Berbeda dengan Intrusion Detection System (IDS) yang hanya mendeteksi ancaman, IPS juga mengambil tindakan untuk menghentikan potensi serangan.
Dengan integrasi bersama firewall dan teknologi keamanan lainnya, IPS memastikan perlindungan jaringan yang lebih efektif dan komprehensif.
Baca Juga: Firewall Adalah: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi dan Macamnya
Bagaimana Cara Kerja Intrusion Prevention System
Ketika ada kecocokan antara lalu lintas yang masuk dan tanda tangan ancaman, IPS akan merespons dengan salah satu dari tiga tindakan berikut:
- Mendeteksi dan Mencatat Lalu Lintas: IPS mengidentifikasi potensi ancaman dan mencatat detailnya untuk analisis lebih lanjut tanpa menghentikan lalu lintas.
- Mendeteksi dan Memblokir Lalu Lintas: IPS mengenali ancaman dan segera memblokir lalu lintas berbahaya tersebut agar tidak memasuki jaringan.
- Mendeteksi, Mencatat, dan Memblokir Lalu Lintas: IPS tidak hanya mengidentifikasi dan mencatat detail ancaman, tetapi juga secara proaktif memblokir lalu lintas berbahaya untuk mencegah potensi kerusakan.
Dengan mengintegrasikan fungsi ini, IPS bekerja lebih lanjut daripada Intrusion Detection System (IDS), yang hanya bertanggung jawab untuk mendeteksi ancaman tanpa mengambil tindakan pencegahan.
Kombinasi IPS dengan firewall dan teknologi keamanan lainnya memberikan lapisan perlindungan yang kuat bagi jaringan komputer, memastikan lingkungan digital yang lebih aman dan terlindungi dari ancaman cyber.
Tipe-tipe Intrusion Prevention System
Dalam menjaga keamanan jaringan komputer, terdapat dua jenis utama Intrusion Prevention System (IPS) yang berperan penting, yaitu Host Based Intrusion Prevention System (HIPS) dan Network Based Intrusion Prevention System (NIPS).
- HIPS dirancang untuk melindungi perangkat individual dengan memonitor dan menganalisis aktivitas pada host tersebut. Sistem ini untuk mendeteksi ancaman yang berpotensi menyerang perangkat, kemudian melakukan pencegahan secara langsung sebelum merusak sistem.
- NIPS berfokus pada jaringan secara keseluruhan, memeriksa lalu lintas data yang melewati firewall dan perangkat jaringan lainnya. NIPS membantu menjaga integritas seluruh jaringan komputer, memastikan tidak ada intrusi yang dapat membahayakan data dan infrastruktur.
Manfaat Intrusion Prevention System
Intrusion Prevention System (IPS) memiliki berbagai manfaat keamanan, antara lain:
- Mengurangi Risiko Bisnis: Menyaring aktivitas jahat sebelum mencapai perangkat atau kontrol keamanan lainnya, sehingga meminimalkan potensi kerugian.
- Meningkatkan Efisiensi: Memeriksa semua lalu lintas untuk mencari ancaman, memungkinkan tim keamanan mengurangi upaya manual dan fokus pada tugas strategis lainnya.
- Memblokir Serangan Secara Otomatis: Cepat memblokir serangan yang memanfaatkan kerentanan baru, memungkinkan organisasi merespons ancaman keamanan dengan segera.
- Meningkatkan Korelasi dan Konteks Ancaman: Membantu menghubungkan dan menganalisis berbagai data ancaman, memberikan gambaran yang lebih komprehensif dan mendalam tentang situasi keamanan jaringan.
Mengapa Intrusion Prevention System Penting?
IPS efektif dalam mendeteksi dan mencegah eksploitasi kerentanan yang mungkin dimanfaatkan oleh penyerang untuk merusak sistem. Selain itu, IPS mampu memblokir serangan yang memanfaatkan kerentanan yang baru ditemukan, memberikan perlindungan proaktif terhadap ancaman terkini.
Penggunaan IPS juga mengurangi frekuensi insiden keamanan jaringan dan membebaskan staf TI dari pemantauan manual serta pengelolaan lalu lintas jaringan, memungkinkan mereka untuk fokus pada tugas-tugas strategis lainnya.
Fitur Penting IPS
Intrusion Prevention System (IPS) memiliki beberapa fitur penting yang menjadikannya komponen krusial dalam keamanan jaringan. Berikut adalah mekanisme operasional dari IPS:
- Pemindaian dan Analisis Lalu Lintas Jaringan: IPS secara terus-menerus memantau dan menganalisis aliran paket data dalam jaringan untuk mengidentifikasi aktivitas yang mencurigakan.
- Deteksi Aktivitas Mencurigakan: Sistem ini dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi pola dan tanda-tanda aktivitas yang mencurigakan atau berbahaya.
- Mengirim Alarm ke Tim IT: Ketika aktivitas mencurigakan terdeteksi, IPS segera mengirimkan pemberitahuan atau alarm kepada tim IT untuk tindakan lebih lanjut.
- Menghentikan Paket Berbahaya: IPS dapat secara otomatis membuang paket data yang dianggap berbahaya sebelum mencapai tujuannya, mencegah potensi ancaman.
- Memblokir Lalu Lintas yang Berbahaya: Selain membuang paket berbahaya, IPS juga dapat memblokir aliran lalu lintas dari sumber yang teridentifikasi sebagai ancaman.
- Mereset Koneksi yang Terinfeksi: IPS memiliki kemampuan untuk mereset atau menghentikan koneksi yang terinfeksi, memastikan bahwa ancaman tidak menyebar lebih jauh dalam jaringan.
Dengan fitur-fitur ini, IPS tidak hanya mendeteksi ancaman, tetapi juga mengambil tindakan pencegahan aktif untuk melindungi jaringan dari berbagai macam serangan cyber.
Deteksi Ancaman IPS
Intrusion Prevention System (IPS) adalah komponen vital dalam infrastruktur keamanan jaringan yang bertugas untuk mendeteksi dan mencegah ancaman cyber. IPS menggunakan beberapa metode deteksi yang berbeda untuk melindungi jaringan:
Deteksi Berbasis Tanda Tangan
Metode deteksi berbasis tanda tangan dalam Intrusion Prevention System (IPS) menganalisa paket jaringan untuk mencari tanda tangan serangan, yaitu karakteristik atau perilaku unik yang terkait dengan ancaman tertentu.
IPS berbasis tanda tangan memiliki database tanda tangan serangan yang digunakan untuk membandingkan paket jaringan. Jika sebuah paket cocok dengan salah satu tanda tangan dalam database, IPS akan merespons dengan tindakan pencegahan.
Deteksi Berbasis Anomali
Deteksi berbasis anomali menggunakan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin untuk membuat dan menyempurnakan model dasar aktivitas jaringan normal.
IPS membandingkan aktivitas jaringan yang sedang berlangsung dengan model ini dan merespons ketika ada penyimpangan. Misalnya, penggunaan bandwidth yang tidak biasa atau perangkat yang membuka port yang biasanya tertutup bisa memicu respons IPS.
Keunggulan IPS berbasis anomali adalah kemampuannya untuk mendeteksi serangan baru, termasuk eksploitasi zero-day, yang mungkin tidak terdeteksi oleh metode berbasis tanda tangan.
Deteksi Berbasis Kebijakan
Metode deteksi berbasis kebijakan mengandalkan kebijakan keamanan yang ditetapkan oleh tim keamanan. Ketika IPS mendeteksi tindakan yang melanggar kebijakan ini, sistem akan memblokir upaya tersebut.
Sebagai contoh, Pusat Operasi Keamanan (SOC) dapat menetapkan kebijakan kontrol akses yang menentukan pengguna dan perangkat mana yang dapat mengakses host tertentu.
Baca Juga : Firewall Adalah: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi dan Macamnya
Intrusion Prevention System (IPS) merupakan benteng pertahanan penting untuk melindungi jaringan kamu dari berbagai ancaman siber.
Dengan kemampuannya untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas mencurigakan secara real-time, IPS membantu meminimalkan risiko kerusakan dan kerugian akibat serangan siber.
Bagi Sobat Digita yang ingin meningkatkan keahlian dalam bidang Cybersecurity, ITBOX menawarkan Kursus Online Cyber Security untuk Pemula. Kursus ini dirancang khusus untuk membantu kamu memahami dasar-dasar keamanan siber, termasuk cara kerja IPS dan bagaimana menerapkannya secara efektif.
Dengan keunggulan self-teaching melalui video yang lebih komprehensif dibandingkan kompetitor , kursus ini memungkinkan kamu belajar dengan fleksibel. Selain itu, tersedia forum saran untuk diskusi, fasilitas konsultasi 1 bulan sekali juga disediakan. Saatnya menjadi pakar cybersecurity yang handal!


