Ketika menjalankan website, kecepatan termasuk kedalam faktor terpenting untuk memaksimalkan UX atau User Experience. Dalam dunia teknologi yang terus berkembang ada istilah yang mulai muncul yaitu latency. Latency adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan agar loading website tidak berjalan lambat.
Kecepatan merupakan salah satu faktor terpenting untuk website apalagi bagi Anda yang punya bisnis. Sebab, loading yang cepat akan turut memaksimalkan SEO dan User Experience. Nah, agar loading website Anda melesat, latensi atau latency adalah hal penting yang harus jadi perhatian.
Di artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai apa itu latency, bagaimana latency mempengaruhi berbagai aspek teknologi, serta strategi untuk mengurangi latency guna meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan.
Daftar Isi Artikel
ToggleApa Itu Latency? Latency Adalah..
Apakah Anda sudah mengetahui apa itu latency? Latensi jaringan atau network latency adalah satuan waktu yang diperlukan untuk mengirimkan data atau sinyal dari pengirim ke penerima ataupun sebaliknya. Istilah ini dapat digunakan pada server dan juga jaringan internet.
Peran latency adalah mengukur penundaan atau keterlambatan data yang dikirimkan dari awal hingga akhir. Adanya keterlambatan dapat mempengaruhi proses dan kinerja sistem komputer dalam mengirimkan data dengan satuan ukuran milidetik (ms), mikrodetik (µs), atau nanodetik (ns).
Jaringan yang memiliki latency yang tinggi berarti penundaannya lebih lama. Sedangkan jaringan dengan latency yang rendah berarti hanya memiliki respon yang cepat dan sedikit penundaan pada proses transfer data.
Karena mengukur kecepatan, hal ini dapat mempengaruhi UX (User Experience) pengguna komputer saat mereka mengakses data. Jika latency sedeang berada di posisi tinggi artinya sifatnya positif, namun kalau rendah berarti negatif.
Tinggi atau rendahnya tingkatan legatif dipengaruhi oleh aplikasi yang digunakan di komputer. Tidak hanya faktor eksternal saja, namun faktor internal juga mempengaruhi kecepatan pengiriman data.
Ada beberapa sebab yang bisa memunculkan latency, seperti media perantara untuk melakukan tranfer data seperti gambar, teks, atau audio. Latency juga bisa disebabkan oleh sinyal yang melemah. Jika sinyal melemah, sebaiknya gunakan repeater untuk menguatkannya.
Anda bisa menggunakan latency sebagai tolak ukur untuk melihat kemungkinan hambatan yang terjadi saat mengirimkan data. Ini dapat membantu Anda dalam memahami apa yang menjadikannya tidak sampai ke tujuan sesuai rencana estimasi waktu.
Faktor yang Mempengaruhi Latency
Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi latency, mulai dari jarak transmisi data hingga hardware dan software. Berikut penjelasannya :
1. Jarak
Faktor utama yang paling mempengaruhi latency adalah jarak. Jarak yang jaruh antar titik akhir jaringan dapat meningkatkan latency.
Jika jarak semakin jauh, maka latency pun semakin lama. Hal ini disebabkan oleh kecepatan koneksi yang bergantung pada jarak antar perangkat yang mengajuka permintaan kepada server host yang memberikan respons.
Contoh, website yang dihosting di suatu negara tertentu akan lebih cepat merespons permintaan dari user di negara tetangga dibandingkan dengan user di negara yang jauh.
Hal ini dipengaruhi oleh faktor negara tetangga yang jaraknya lebih dekat dibandingkan negara jauh. JIka server aplikasi lebih jauh dari pengguna akhir secara geografis, kemungkinan server akan mengalami lebih banyak latency.
2. Media yang Digunakan
Media transmisi juga dapat mempengaruhi latency ketika digunakan untuk mentransfer data dari satu titik ke titik lainnya. Kinerja perangkat jaringan seperti router, switch, atau gateaway juga dapat mempengaruhi latency. Perangkat yang lambat atau overload dapat menyebabkan peningkatan latency.
Contohnya yaitu, jaringan serat optik memiliki latency yang lebih sedikit daripada jaringan nirkabel. Waktu transmisi keseluruhan akan bertambah beberapa milidetik setiap kali jaringan beralih dari satu media ke media lainnya.
Selain itu beberapa perangkat seperti load balancer, firewall, dan IPS (Intrusion Prevention Systems) juga bisa menjadi salah satu faktor.
Kabel fiber optik bisa mentransmisikan data dalam jarak yang lebih jauh dan dengan bandwidth lebih tinggi daripada kabel logam. Namun, karena bentuknya ringan dan sangat tipis maka dapat lebih rentan rusak.
3. Kepadatan Traffic
Peningkatan latency dapat disebabkan oleh kepadatan traffic jaringan. Hal ini dapat dipengaruhi oleh jumlah pengguna atau perangkat yang berbagi jaringan yang sama.
Jika terlalu banyak terjadi transfer data melalui jaringan pada satu waktu, hal ini dapat mengakibatkan jeda dalam pengiriman.
4. Kapasitas Jaringan
Faktor yang mempengaruhi latency adalah performa server atau kapasitas jaringan yang terbatas. Ketika kapasitas jaringan mencapai batasnya, data dapat mengalami penundaan dalam pengiriman.
Biasanya komunikasi data tertunda bukan karena masalah pada jaringan, namun juga bisa karena respon server yang lambat.
Cara Mengatasi Latency
Ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk mengantisipasi terjadinya latency. Berikut beberapa cara mengatasi latency adalah :
1. Optimasi Jaringan
Anda bisa mengatasi latency dengan cara memperbaiki infrastruktur jaringan, mengurangi jumlah hops, dan menggunakan teknologi jaringan yang lebih cepat.
Anda juga bisa memanfaatkan caching untuk mengurangi latency jaringan.
2. Optimasi Kode Aplikasi
Selanjutnya, Anda bisa memperbaiki kode aplikasi untuk mengurangi beban kerja CPU. Anda juga bisa mengoptimalkan penggunaan memori atau menggunakan algoritma yang lebih efisien.
3. Menggunakan CDN
Untuk mengurangi latency dalam pengiriman konten web, Anda dapat menggunakan CDN untuk mendistribusikan konten secara geografis terdekat dengan pengguna akhir.
4. Memilih Server yang Dekat
Menempatkan server yang dekat dengan pengguna akhir dapat mengurangi latency dalam pengiriman konten atau aplikasi.
Kesimpulan
Di dunia yang semakin terhubung dengan digital, mengelola latency menjadi suatu keterampilan yang semakin penting dalam memastikan efisiensi dan efektivitas operasi teknologi. Latency adalah faktor utama dalam kinerja sistem teknologi dan pengalaman pengguna.
Dengan memahami faktor apa yang mempengaruhi dan bagaimana cara mengatasinya, Anda dapat meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.
Jika Anda tertarik untuk mempelajari seputar jaringan, yuk belajar jaringan komputer di ITBOX!
Kunjungi itbox.id untuk info selengkapnya.


